Lebak Siap Tanam Padi Inpari IR Nutri Zinc Atasi ‘Stunting’

LEBAK — Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak siap melaksanakan penanaman benih padi Infari IR Nutri Zinc untuk mengatasi prevalensi stunting atau kekerdilan pada anak-anak akibat kurangnya konsumsi gizi.

“Kita berharap benih itu bisa dilaksanakan pada gerakan percepatan tanam musim kedua November-Desember 2020,” kata Kepala Distanbun Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar di Lebak, Rabu (4/11/2020).

Gerakan percepatan tanam benih varietas unggul baru (VUB) padi biofortifikasi Inpari IR Nutri Zinc ditargetkan seluas 44.000 hektare guna mendukung ketahanan pangan juga peningkatan ekonomi petani.

Kelebihan benih varietas yang diluncurkan Menteri Pertanian juga tahan hama dengan masa panen selama 115 hari setelah tanam dan potensi produktivitas rata-rata 6,21 ton per hektare.

Para petani dengan melaksanakan penanaman benih unggul tersebut dipastikan menguntungkan pendapatan ekonomi keluarga juga mendukung ketersediaan pangan di daerah itu.

Saat ini, ujar dia, kelompok-kelompok tani di Kabupaten Lebak yang tersebar di 28 kecamatan siap melakukan penanaman benih VUB itu.

Sebab, produktivitas padi tersebut dapat menanggulangi anak-anak yang mengalami kekerdilan akibat kekurangan gizi.

Bahkan, keunggulan benih padi Inpari IR Nutri Zinc memberikan kandungan gizi zinc cukup tinggi hingga 6 persen dibandingkan varietas benih Ciherang.

“Kami tinggal menunggu penyaluran benih Inpari IR Nutri Zinc dari Pemerintah Provinsi Banten untuk dibagikan kepada kelompok tani,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, pemerintah daerah akan mengembangkan benih Inpari IR Nutri Zinc melalui kerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten.

Kerja sama ini diharapkan dapat mencetak benih yang menghasilkan produktivitas tinggi untuk mengatasi pravalensi stunting.

Saat ini, jumlah anak kekerdilan di Kabupaten Lebak cukup banyak hingga ribuan balita, sehingga benih Inpari IR Nutri Zinc dapat memberikan sumber pangan karena memiliki kandungan gizi cukup tinggi.

“Kami optimis pengembangan benih itu dapat mengatasi anak-anak stunting di Lebak,” katanya menjelaskan.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Suka Bungah Desa Tambak Baya Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Ruhyana mengatakan pihaknya siap melakukan penanaman VUB benih padi Inpari IR Nutri Zinc seluas 100 hektare untuk mendukung program nasional dalam upaya mengatasi pravalensi stunting.

“Kami berharap akhir November benih itu bisa dilakukan gerakan percepatan tanam,” katanya menjelaskan. (Ant)

Lihat juga...