Lobang di Jalan Layang Klender Sering Picu Kecelakaan

JAKARTA  – Sejumlah warga mengeluhkan keberadaan lobang di badan Jalan Layang Klender, Jakarta Timur, yang kerap memicu terjadinya kecelakaan, terutama bagi pengendara motor yang melintasi lokasi tersebut.

Informasi soal lobang di jalanan tersebut dilaporkan oleh kalangan netizen melalui media sosial, salah satunya info_jakartatimur.

Bahkan saat salah satu netizen sedang merekam video laporan jalan berlobang, Minggu (15/11) malam, di waktu bersamaan seorang pemotor yang berboncengan terjatuh di lokasi kejadian.

Tayangan yang diposting Senin pukul 09.00 WIB itu menuai komentar beragam netizen.

“Gara-gara lobang, banyak yang kecelakaan. Biasanya diberinya tanda kerucut lalu lintas, tapi hilang nggak tahu ke mana, jadi banyak korban yang jatuh. Biasanya sepeda motor,” ujar Diky.

“Biasanya kalau malam suka nggak kelihatan lobangnya. Makanya kejadian seringnya malam,” kata netizen, Angga.

Lobang di lokasi itu berada di tengah jalan dengan dimensi sekitar 1 x 2 meter dan kedalaman 10-15 sentimeter.

Kanit Laka Lantas Polrestro Jakarta Timur, AKP Teguh Achriant, mengatakan, hingga Senin siang belum ada laporan terkait jumlah korban yang terjatuh akibat lobang tersebut.

“Untuk laka lantas semalam di fly over Klender, hasil pengecekan ke anggota yang dinas tadi malam dan catatan buku mutasi kejadian, sampai saat ini belum ada laporan terkait laka tersebut,” katanya.

Namun Teguh telah mengoordinasikan persoalan tersebut kepada otoritas terkait, yakni Sudin Bina Marga Jakarta Timur.

Dihubungi secara terpisah, Kasi Jalan dan Jembatan Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Ilham Raya, mengatakan lobang tersebut muncul sejak satu bulan terakhir akibat lintasan kendaraan bertonase berat serta kondisi hujan.

Ilham mengatakan kondisi lobang di Jalan Layang Klender sedang ditangani petugas untuk dilakukan perbaikan sementara pada Selasa (17/11).

“Secepatnya (diperbaiki) dengan hotmix harus pesan dulu untuk besok,” katanya.

Hingga saat ini sudah delapan titik jalan rusak berdasarkan laporan masyarakat di wilayah Jakarta Timur yang sudah dilakukan perbaikan.

Kedelapan titik jalan yang diperbaiki itu meliputi Jalan Manunggal Bakti, Jalan TB Simatupang sebanyak tiga titik.

Kemudian Jalan Raya Bogor Ciracas, Jalan Mayjen Sutoyo, dan Jalan I Gusti Ngurah Rai sebanyak dua titik. (Ant)

Lihat juga...