Logistik Pilkada Bengkayang Sebagian Sudah Tiba

PONTIANAK — Ketua KPU Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Musa Jairani mengatakan saat ini untuk logistik Pilkada 2020 sebagian sudah tiba di gudang KPU seperti kotak suara dan tinta.

“Untuk logistik Pilkada Bengkayang yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 sudah tiba atau ada di Gudang KPU Bengkayang seperti kotak suara sebanyak 720 buah dan tinta sebanyak 1.440 buah,” ujarnya saat dihubungi di Bengkayang, Rabu (11/11/2020).

Ia menambahkan untuk logistik lainnya seperti kertas suara dan lainnya dalam proses. Pihaknya terus memaksimalkan persiapan untuk Pilkada Bengkayang 2020 tersebut.

“Kita maksimalkan terkait pengadaan logistik pilkada. Sejauh ini masih berjalan lancar dan harapannya hingga pendistribusian, pemilihan dan lainnya,” kata dia.

Terkait debat publik, KPU Bengkayang juga tengah mempersiapkan dan mematangkan debat tersebut. Musa menyebutkan debat publik calon bupati dan wakil bupati akan digelar di Ballroom Hotel Harris Pontianak pada 18 November 2020.

Debat publik tersebut akan disiarkan secara langsung melalui stasiun televisi Ruai TV pada 19.00- 21.30 WIB.

“Kami ingin masyarakat Kabupaten Bengkayang dapat menyaksikan pelaksanaan debat publik dalam bentuk siaran langsung dan bukan siaran tunda,” katanya.

Musa menjelaskan bahwa pelaksanaan debat publik calon bupati dan wakil bupati di Pontianak, telah melalui berbagai pertimbangan satu di antara alasan adalah agar bisa dilakukan secara langsung.

“Pelaksanaan debat publik sendiri tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran COVID-19. Debat publik ada pembatasan jumlah undangan yang hadir sesuai ketentuan antara lain pasangan calon, dua orang perwakilan Bawaslu sesuai tingkatan, empat orang tim kampanye pasangan calon dan tujuh atau lima orang anggota KPU Provinsi atau lima orang anggota KPU Kabupaten,” katanya.

Dalam Pilkada Bengkayang 2020 terdapat empat paslon, yakni paslon nomor urut 1 Sebastianus Darwis-Syamsul Rizal, nomor urut 2 Mox Fu Tjhiu-Aliong, nomor urut 3 Martinus-Carlos Djaafara, dan nomor urut 4 Herman Ivo-Yohanes Pasti. (Ant)

Lihat juga...