Makanan Sehat Solusi Tingkatkan Kekebalan Tubuh di Musim Hujan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Musim penghujan berimbas suhu udara dingin jadi faktor penurunan imunitas tubuh. Fungsi kekebalan atau imunitas dan metabolisme tubuh imbas cuaca dingin bisa terpengaruh oleh cuaca.

Sebagai solusi, Samsu Rizal, Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Ketapang, Lampung Selatan, menyebut, makanan sehat jadi pendongkrak imunitas.

Pemanfaatan makanan untuk peningkatan imunitas tubuh sebut Samsu Rizal, bisa memanfaatkan bahan kaya vitamin, nutrisi esensial.

Konsumsi makanan sehat sebutnya, menjaga tubuh tidak mudah terserang virus seperti flu hingga menjaga stamina agar tidak terpapar virus Covid-19. Jenis bahan makanan yang bisa dipilih berupa sayuran, lauk pauk hingga minuman sehat.

Jenis sayuran yang bisa dipilih kaya nutrisi dan vitamin tersebut di antaranya lobak, wortel, labu, pepaya, ubi jalar ungu, daun kelor. Berbagai jenis sayuran tersebut memiliki kandungan vitamin C, A yang sangat dibutuhkan agar tubuh tetap fit selama musim penghujan. Selain vitamin tersebut kandungan beta karoten berfungsi meningkatkan imunitas tubuh.

“Sosialisasi pemilihan makanan sehat kala penghujan telah disampaikan oleh pelaksana program gizi melalui kegiatan Posyandu, promosi kesehatan melalui pamflet dan kegiatan penyuluhan yang dilakukan secara daring selama masa pandemi Covid-19,” terang Samsu Rizal saat ditemui Cendana News, Jumat (6/11/2020).

Berbagai cara pengolahan dan penyajian bahan baku sayuran sebutnya, bisa dikreasikan sesuai selera. Sebab selama ini panduan membuat makanan sehat kerap banyak diulas melalui kanal Youtube dan juga diberikan oleh tenaga kesehatan.

Selain sayuran bahan pangan kaya gizi untuk musim penghujan yang cocok di antaranya sup ayam, sup ikan laut. Penambahan jagung dan sereal, telur bisa jadi penambah nilai gizi.

Bagi warga yang memiliki anggota keluarga lanjut usia (lansia), bawah lima tahun (balita) dan anak-anak makanan sehat sangat penting. Sebab daya tahan balita, lansia saat penghujan berpotensi mengalami drop.

Penyiapan minuman berbahan herbal seperti jahe, jintan dan secang bisa jadi pilihan untuk menghangatkan badan. Minuman herbal tradisional jadi cara untuk menjaga kehangatan tubuh dari suhu udara dingin.

“Kreativitas orangtua dalam pengolahan makanan sehat juga disesuaikan dengan kemampuan, tidak perlu mahal tapi menyehatkan,” cetusnya.

Selama penghujan potensi perut kembung bisa juga diatasi dengan konsumsi buah. Jenis buah yang baik untuk dikonsumsi meliputi alpukat ,nanas, timun dan mangga. Selain memiliki kandungan vitamin C sejumlah buah tersebut kaya serat yang berguna untuk meningkatkan stamina tubuh.

Wayan Srini, salah satu warga Desa Tridharmayoga, Kecamatan Ketapang menyebut, daun kelor bisa jadi alternatif. Kaya akan kandungan gizi dan berkhasiat untuk menjaga daya tahan tubuh kelor bisa diolah menjadi sayur bening. Penggunaan kelor untuk pembuatan kue dan olahan makanan lain kala penghujan berguna menjaga kesehatan badan.

“Olahan yang dipadukan dengan ikan laut dan ayam bisa meningkatkan rasa agar keluarga menyukainya,” cetusnya.

Nory, salah satu ibu rumah tangga mengaku, memilih ikan laut untuk penyiapan lauk. Membuat ikan laut jenis kakap dan ekor kuning menjadi sup sangat tepat untuk sajian kala penghujan.

Nory, memasak sup ikan kakap kuah kuning di Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan untuk menjaga stamina selama hujan, Jumat (6/11/2020) – Foto: Henk Widi

Penggunaan bumbu rempah seperti kemiri, jahe, cabai dan lada berfungsi menghangatkan badan. Olahan berbahan ikan juga kerap dibuatnya menjadi pindang sehingga kuah yang disantap tepat disantap kala penghujan.

Lihat juga...