Masa Panen Habis, Harga Cabai di Medan Terus Naik

Cabai merah di Pasar Tradisional Petisah Medan – foto Ant

MEDAN – Harga cabai, di pasar tradisional di Medan, dilaporkan terus bergerak naik. Hal itu akibat pasokan komoditas tersebut, yang semakin berkurang, akibat masa panen petani sudah lewat.

“Harga cabai merah memang terus naik. Paling murah Rp50.000 per-kg karena pasokan ketat di tengah permintaan yang tetap stabil,” ujar pedagang sayur-mayur di kawasan Setia Budi Medan, R br Nainggolan, Senin (16/11/2020).

Nainggolan menyebut, pedagang pengumpul kesulitan mendapatkan pasokan. Sememyara harga jual di level petani juga naik, akibat masa panen cabai merah belum masuk lagi. Berdasarkan informasi pedagang pengumpul, harga cabai merah akan naik lagi, didorong naiknya permintaan menjelang Natal dan tahun baru.

Petani cabai merah di Kabupaten Deliserdang, Sumut, Yareli, membenarkan sedikitnya produksi cabai merah di Sumut. Produksi yang sedikit, akibat sudah habisnya masa panen cabai merah di sebagian besar daerah produksi. “Panen cabai merah baru akan dimulai lagi pada Maret 2021,” kata Yareli, yang menjadi Ketua Kelompok Tani Juli Tani.

Yareli menyebut, harga cabai merah yang menguntungkan petani adalah kalau harga jualnya di atas Rp20.000 per-kg. Sentra produksi cabai merah di Sumut antara lain di Deliserdang, Karo, dan Batubara.  “Petani berharap harga cabai merah saat masa panen di Maret 2021 bisa tetap tinggi minimal di atas Rp20.000 per-kg di tingkat petani,” katanya. (Ant)

Lihat juga...