Masuki Musim Penghujan, Pasukan Oranye Pondok Labu Giat Bersihkan Saluran

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Memasuki musim penghujan, para Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau yang lebih dikenal dengan Pasukan Oranye di Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan mulai mengintensifkan pengerukan sedimentasi, baik dari lumpur maupun sampah yang menumpuk di sejumlah saluran air (got).

Hal tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi tersumbatnya aliran air dan pada gilirannya juga dapat mengakibatkan terjadinya banjir.

Sardi (34), salah seorang Anggota Pasukan Oranye mengatakan, sebelum menentukan titik atau saluran mana yang akan dibersihkan, pihaknya terlebih dahulu melakukan survei di lingkungan warga.

“Jadi kaya di sini (Jalan Pinang Dalam), kita survei dulu. Kalau kita lihat salurannya parah, airnya ga ngalir dan sampahnya menumpuk, pasti langsung kita eksekusi,” ujar Sardi ketika ditemui saat sedang melaksanakan tugas membersihkan saluran, Rabu (25/11/2020).

Untuk membersihkan satu titik saluran, Pasukan Oranye yang diturunkan sedikitnya lima orang. Namun apabila persoalannya lebih kompleks, bisa diterjunkan 10 sampai 15 orang.

“Intinya tergantung kondisi, kalau tidak susah ya cukup satu regu. Jadi kita di PPSU Pondok Labu itu terbagi beberapa regu, setiap regu nya itu terdiri dari lima orang,” terang Sardi.

Selain berdasarkan survei, masyarakat juga dapat melaporkan persoalan saluran air ke sejumlah kanal yang disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, seperti twitter @dkijakarta, facebook Pemprov DKI Jakarta atau SMS ke 08111272206. Setelah laporan diterima, maka Pasukan Oranye akan segera diterjunkan.

“Tapi yang diprioritaskan itu sarana prasarana umum, bukan sarana pribadi. Kita pasti datang bantu warga, apalagi sekarang sudah masuk musim hujan,” tukas Sardi.

Sementara itu, Lukman yang juga merupakan Anggota Pasukan Oranye meminta agar masyarakat turut menjaga kebersihan lingkungannya, khususnya saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Ini sekarang salurannya udah bagus, mengalir airnya, jadi tolong masyarakat juga bisa jaga, jangan buang sampah sembarangan. Sebab kalau banjir ya kita sendiri yang repot kan,” ungkap Lukman.

Lukman menyebut, bahwa pembersihan saluran ini merupakan tugas kedua yang dijalankan setelah memastikan jalan-jalan protokol di wilayah Kelurahan Pondok Labu bersih.

“Jadi pagi itu kita sapu jalan protokol dulu, setelah itu baru kita survei ke lingkungan masyarakat dan eksekusi jika ada masalah. Kita kerja sampai pakai sistem shift, ada yang dari jam 07.00-15.00 ada juga yang 15.00-23.00,” pungkas Lukman.

Lihat juga...