Membahayakan Pengendara, Galian Pipa PDAM di Jalan Hankam Disorot

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Proyek galian dan pemasangan pipa offtake SPAM milik PDAM Tirta Patriot di Jalan Hankam Ujung Aspal, Kecamatan Jatisempurna, disorot oleh aktivis pemerhati lingkungan karena membuat macet dan membahayakan pengendara.

Pasalnya, proyek tersebut tidak memperhatikan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), seperti rambu peringatan agar pengendara berhati-hati, dan tanah galian membebani utilitas jalan sehingga menjadi becek dan macet.

Pekerja di lapangan mengakui bahwa pekerjaan galian pemasangan yang dilaksanakan tersebut adalah milik PDAM Trira Patriot. Konfirmasi ke pekerja di lapangan guna memastikan karena tidak ada papan proyek menunjukkan galian pipa PDAM atau lainnya.

“Harusnya PPK proyek galian tersebut mengontrol ke lapangan tidak hanya koordinator galian. Sehingga pekerjaan tidak mengganggu keselamatan pengendara, ini rambu tidak ada tanah, sisa galian dibiarkan menumpuk di badan jalan malam, saat gelap, bisa membahayakan pengendara,” ungkap Abel pemerhati lingkungan kepada Cendana News, Rabu (4/11/2020).

Dikatakan K3 seperti ketertiban kebersihan keindahan minimal ada rambu guna mengingatkan pengendara yang melintas. Hal lain galian tanah tidak membebani utilitas jalan apalagi saat ini, dimana Kota Bekasi sudah memasuki musim hujan, tanah galian membuat jalan licin dan kotor.

Menurutnya, harus diperhatikan misalkan tanah galian dirapikan dulu sebelum digunakan lagi untuk menimbun galian. Tidak dibiarkan berceceran di badan jalan seperti sekarang.

“Sepertinya sudah biasa setiap ada proyek galian, tanahnya dibiarkan begitu saja di jalan bahkan hingga berhari-hari. Karena setelah galian selesai pipa tidak langsung dipasang,” tukasnya.

Hal lain, adalah saat eksisting seperti jembatan warga yang sudah di cor ataupun jalan yang digali tidak dikembalikan seperti semula dan wajar menjadi kelurahan warga.

Ibu-ibu warga setempat di konfirmasi mengaku pelaksanaan galian sudah berjalan hampir satu Minggu. Dan tanah atau pun jembatan rumah dibiarkan begitu saja.

“Sekarang saja mobil ga bisa parkir, biasanya kalo anak saya ke rumah mobil bisa parkir tapi karena galian ini jadi terganggu. Lingkungan rumah jadi becek, saat hujan,”paparnya.

Kepala Humas PDAM Tirta Patriot, Hendar dikonfirmasi terpisah, tidak memberi jawaban soal K3, seperti pemasangan rambu peringatan. Ia hanya meminta wartawan Cendana News foto lokasi dan melaporkan ke dirinya.

Namun demikian dia mengatakan soal proses penggalian pipa PDAM setelah ditanam memang tidak langsung diperbaiki seperti eksisting awal. Soal sorotan terkait proses galian Pipa PDAM imbuhnya akan diteruskan ke PPK.

“Untuk pemasangan pipa PDAM ada proses uji tekanan. Setelah selesai uji tekanan, diketahui pipa yang ditanam tidak terjadi kebocoran maka kondisi galian akan diperbaiki lagi,” ucap dia mengaku soal tanah yang meluber memakan badan jalan itu untuk pemadatan.

Lihat juga...