Meski Pandemi, Target PAD Pekanbaru Hampir Tercapai

Reklame di Kota Pekanbaru, yang pajaknya dijadikan sasaran untuk capaian target PAD 2020 – Foto Ant

PEKANBARU – Meski saat ini dalam kondisi Pandemi COVID-19, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru menyebut, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari 11 sektor pajak yang telah masuk hingga akhir November 2020 mencapai Rp478,5 miliar.

Jumlahnya hampir memenuhi target sebesar Rp530 miliar yang telah ditetapkan sebelummya. “Ini capaian yang bagus di masa pandemi dimana semua sektor alami krisis ekonomi,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, Sabtu (28/11/2020).

Zulhelmi optimistis, dengan sisa waktu sebulan di akhir 2020 ini, target PAD dapat tercapai. “Saat ini total pajak daerah yang terkumpul jelang akhir November 2020 mencapai Rp478,5 miliar, ada waktu satu bulan untuk mencapai target pajak daerah tahun ini,” katanya optimistis.

Keyakinan ini didasari oleh sudah mulai menggeliatnya perekonomian di Pekanbaru. Kondisi aktivitas ekonomi berangsur pulih, setelah semua elemen masyarakat dan pelaku usaha bekerjasama dalam penerapan Prilaku Hidup Baru (PHB) dan protokol kesehatan.

Hal itu berdampak pada realisasi pada Badan Pendapatan Kota Pekanbaru, yang menunjukkan tren positif. Penerimaan sektor pajak berangsur membaik, dibanding triwulan II dan triwulan III 2020. “Realisasi pajak hingga triwulan III 2020 mencapai Rp375 miliar, pada 11 objek pajak daerah,” ungkapnya.

Sementara dibandingkan pada kurun waktu yang sama di 2019, capaian PAD yang dicatat Bapenda hingga triwulan III mencapai Rp446 miliar. Selanjutnya, PAD di triwulan IV 2020 diyakini akan terus meningkat, terutama pajak dari sektor jasa. Begitu juga dengan tingkat hunian seperti hotel, restoran dan hiburan perlahan sudah beroperasi serta padat dikunjungi. “Kami optimis bisa mencapai target hingga akhir tahun seiring kondisi perekonomian berangsur pulih,” tukasnya.

Namun demikian, dia berharap berangsur pulihnya perekonomian itu harus tetap dibarengi dengan sikap disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19. (Ant)

Lihat juga...