Minggu Pertama November, Positif Covid 19 di Banyumas Bertambah 93 Kasus

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURWOKERTO — Penambahan jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas pada minggu pertama bulan November ini mengalami peningkatan yang cukup siginifikan. Tercatat selama 8 hari, ada penambahan hingga 93 kasus.

“Setiap hari ada penambahan kasus positif di bulan November ini, mulai tanggal 1 November ada tambahan 6 kasus positif, kemudian tanggal 2 ada 6 kasus, tanggal 3 ada 9 kasus. Tertinggi tanggak 4 November ada penambangan 23 kasus positif, kemudian tanggal 5 ada tambahan 15 kasus, tanggal 6 ada 6 kasus, kemudian tanggal 7 ada 10 kasus dan terakhir tanggal 8 ada 18 kasus positif,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto, Senin (9/11/2020).

Kadinkes memprediksi, pada bulan November ini angka positif Covid-19 di Banyumas akan melebihi bulan-bulan sebelumnya. Sebab, pada minggu pertama saja sudah terjadi penambahan hingga 93 kasus positif.

Penambahan angka positif Covid-19 ini, lanjutnya, sebagian besar dari klaster keluarga. Seperti kasus yang terjadi pada keluarga salah satu kepala dinas di Banyumas. Diawali dari suami yang dinyatakan positif Covid-19 sampai meninggal dunia, kemudian kepada dinas dan anggota keluarga lainnya juga terkonfirmasi positif. Total ada 5 orang anggota keluarga yang positif Covid19.

Kasus serupa juga kemungkinan terjadi pada keluarga lainnya, mengingat penambahan angka positif setiap hari selalu ada, minimal 6 orang.

Lebih lanjut Sadiyanto mengatakan, sebagai perbandingan, pada bulan Oktober lalu, penambangan angka positif Covid-19 di Banyumas ada 235 kasus, kemudian bulan September sebanyak 254 kasus, Agustus 116 kasus dan bulan Juli ada 117 kasus.

“Kalau melihat perbandingan penambahan angka postif, kemungkinan besar bulan ini lebih banyak dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, termasuk bulan September yang tercatat paling tinggi yaitu 253 kasus positif,” terangnya.

Terkait peningkatan kasus positif ini, berbagai upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19 mulai dilakukan Kabupaten Banyumas.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, pihaknya terpaksa membatalkan rencana penambahan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Kemudian pembukaan pasar minggon atau pasar mingguan di kawasan GOR Satria juga akan dievaluasi kembali, termasuk rencana pembukaan bioskop yang kembali ditunda.

“Semua ini demi pemutus penyebaran Covid-19, saya berharap masyarakat bisa mengerti kondisi saat ini yang penambahan angka positif Covid-19 kembali naik, bahkan bisa dibilang tertinggi selama pandemi berlangsung,” kata Husein.

Lihat juga...