Musim Hujan, Warga Purbalingga Diminta Mewaspadai Leptospirosis

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Hanung W – foto Ant

PURBALINGGA – Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, meminta warga di wilayahnya untuk mewaspadai potensi penyakit leptospirosis, pada musim hujan ini.

Kewaspadaan dilakukan terutama di area yang banyak terdapat genangan air. “Waspadai penyakit leptospirosis yang disebabkan bakteri Leptospira yang bisa disebarkan melalui kencing tikus. Waspada saat terdapat genangan air atau kondisi banjir, masyarakat agar selalu gunakan alas kaki,” kata Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Jawa Tengah, Hanung Wikantono, Kamis (5/11/2020).

Meskipun pihaknya belum menerima adanya laporan terkait penyakit tersebut, namun langkah antisipasi dan peningkatan kewaspadaan harus tetap dilakukan. “Sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat terkait penyakit tersebut juga terus kami lakukan, guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyakit leptospirosis,” katanya.

Dinas Kesehatan Purbalingga disebutnya, juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, agar terhindar dari penyakit tersebut dan juga berbagai penyakit lainnya.

Akademisi Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman, dr. Yudhi Wibowo, M.PH mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran penyakit leptospirosis, organisasi perangkat daerah terkait perlu terus meningkatkan sosialisasi. “Tingkatkan sosialisasi dan imbauan agar masyarakat terus menjaga kebersihan lingkungan dan mewaspadai penyakit leptospirosis,” tandasnya.

Selain leptospirosis, masyarakat juga perlu mewaspadai penyakit lain yang dikhawatirkan penyebarannya mengalami peningkatan di musim hujan. “Misalkan penyakit DBD, diare dan lain sebagainya, lakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing untuk mencegah DBD dan budayakan selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan untuk mencegah diare,” jelasnya.

Dengan upaya promotif dan preventif yang intensif, diharapkan kesadaran masyarakat untuk ikut serta mencegah penyebaran penyakit tersebut akan terus meningkat. “Mari bersama-sama menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Yaitu salah satunya adalah dengan cara rutin cuci tangan pakai sabun dan selalu menjaga kesehatan serta kebersihan di area lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...