Nagan Raya Jadwalkan Tes PCR Massal Gratis

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Ika Suhannas – Foto Ant

SUKA MAKMUE – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, menjadwalkan adanya pemeriksaan tes kesehatan massal secara gratis. Dengan menyasar masyarakat yang berisiko tinggi terinfeksi virus corona (COVID-19).

Pemeriksaan yang dilakukan adalah, tes Polyemerase Chain Reaction (PCR). Tes dijadwalkan berlangsung akhir November 2020 ini. “Ada sekitar 250 hingga 300 orang yang akan kita tes PCR, semuanya warga yang berisiko tinggi terkena virus corona,” kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Ika Suhannas, Minggu (15/11/2020).

Ada pun kriteria warga rentan tersebut adalah, mereka yang berdekatan dengan pasien di rumah sakit. Kemudian warga yang sering berada di pasar atau tempat kerumunan orang banyak, serta sejumlah warga yang diduga selama ini melanggar penerapan protokol kesehatan. Sedangkan paramedis, tidak menjadi prioritas mendapatkan tes PCR, karena selama ini sudah sering menjalani tes kesehatan, guna memastikan tenaga kesehatan tidak terpapar virus corona.

Ika Suhannas menyebut, tes PCR massal tersebut nantinya akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya. “Nanti untuk mekanisme tes PCR akan kita bahas lebih lanjut dengan tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh,” tambah Ika Suhannas .

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Provinsi Aceh melaporkan adanya penambahan dua warga meninggal dunia karena positif virus corona. Sehingga sampai Minggu (15/11/2020), totalnya telah mencapai 298 orang. “Dua orang yang dilaporkan meninggal dunia akibat menderita penyakit COVID-19 merupakan warga Pidie,” kata Juru Bicara COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, Minggu (15/11/2020).

Menurut data Dinas Kesehatan Aceh, secara keseluruhan warga Aceh yang meninggal dunia positif COVID-19 paling banyak asal Banda Aceh dengan 67 orang meninggal, kemudian Aceh Besar dengan 63 orang, dan 21 orang warga Pidie, serta puluhan warga lain tersebar di seluruh daerah Aceh. Kasus perdana warga Aceh meninggal dunia karena terinfeksi COVID-19, terjadi pada akhir Maret 2020.

Hingga Minggu (15/11/2020), ada penambahan 49 orang kasus konfirmasi positif baru. Meliputi warga Banda Aceh tujuh orang, Aceh Tengah enam orang, Gayo Lues lima orang serta puluhan lainnya tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Tanah Rencong. Sedangkan penderita yang sembuh bertambah delapan orang, warga Aceh Tamiang tiga orang, Aceh Barat empat orang dan Aceh Timur satu orang.

Secara akumulatif, penderita COVID-19 di Aceh telah mencapai 7.911 orang. Dengan 6.299 orang telah sembuh, 298 orang meninggal dunia dan 1.314 orang masih dirawat di rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri. (Ant)

Lihat juga...