Nelayan di Bangka Panen Ikan Duri

BANGKA – Nelayan tradisional di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, panen ikan duri di kawasan bekas kapal isap produksi (KIP) timah, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga nelayan di tengah kondisi cuaca di laut tidak bersabat.

“Alhamdulillah, kita berhasil menangkap sekitar 10 ton ikan duri di bekas KIP perairan Air Kantung Bangka,” kata salah seorang nelayan tradisional, Iskandar di Sungailiat, Minggu (15/11/2020).

Ia mengatakan, dalam kondisi cuaca di laut yang tidak bersahabat ini, nelayan lebih memilih menangkap ikan di lokasi bekas operasi KIP KM Adi Jaya 01 perairan Air Kantung, karena bekas penambangan kapal isap timah menjadi tempat bertelur duri dan ikan lainnya.

“Kemungkinan besar ikan duri itu bertelur di lokasi bekas tambang itu, karena berlumpur, keruh, yang cukup disenangi ikan berduri itu untuk berkembangbiak,” ujarnya.

Menurut dia, ikan duri memang senang bertelur di perairan yang keruh, dan para nelayan sebelumnya menurunkan jaring terlebih dahulu mengamati ikan itu yang bermain di kawasan bekas beroperasinya KIP ini.

“Setelah melihat tanda-tanda adanya ikan, nelayan langsung menurunkan jaringnya untuk menangkap ikan yang diminati masyarakat Bangka ini,” katanya.

Ahmad, nelayan tradisional Sungailiat lainnya, mengaku berhasil menangkap ikan duri sekitar dua ton di bekas penambangan timah kapal isap itu.

“Kita tidak jauh menangkap ikan duri, hanya sekitar 1-2 mil dari bibir pantai. Sebelumnya kami amati dulu ada ikan yang muncul ke permukaan di saat musim teduh ini, jadi kami langsung kelilingi pakai jaring pas diangkat 10 ton hasilnya,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...