Pantai Muarabungin, Alternatif Wisata Laut di Bekasi 

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Pantai Muarabungin, Desa Pantaibakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi lokasi alternatif wisata laut di ujung utara Bumi Patriot tersebut. Pantai dipenuhi kulit kerang menghadirkan nuansa keasrian, seakan belum terjamah.

Memiliki bentangan pantai lumayan panjang dan kejernihan air, pantai tersebut banyak dipadati pengunjung di akhir pekan. Bahkan, tak jarang komunitas sepeda, ormas dan lainnya membuat acara seperti kopi darat di Pantai Muarabungin, kemudian membantu mempromosikan keberadaannya.

“Pantai Muarabungin sebenarnya dikembangkan sejak 2019 oleh pemuda yang tergabung dalam Pokdarwis. Alhamdulillah, respons cukup bagus, sudah banyak yang datang membantu meski sebatas mempromosikan keberadaannya,”ujar Deddi, Ketua Pokdarwis Desa Pantaibakti, kepada Cendana News, Minggu (15/11/2020).

Deddy, Ketua Pokdarwis Desa Pantaibakti, Muaragembong Kabupaten Bekasi,  Minggu (15/11/2020). –Foto: M Amin

Dikatakan, berkat kegigihan pemuda melalui swadya seadanya mencoba mengembangkan pantai agar lebih menarik. Pasalnya, sampai sekarang belum ada bantuan dari daerah dalam mengembangkan potensi Pantai Muarabungin.

Meski sudah kerap mencoba agar mendapat bantuan, tapi sepertinya belum menjadi perhatian. Bahkan, jawabannya dikatakan jika sudah waktunya nanti juga pantai tersebut akan dikembangkan. Karenanya, dengan keterbatasan pantai tetap dikembangkan.

“Yah, begitulah. Jadi, kami mencoba kerja sama dengan BUMDes Pantaibakti, dengan mengembangkan satu perahu sebagai fasilitas. Untuk lainnya dilaksanakan secara swadaya, pembersihan pantai ataupun sarana mainan,” ujarnya mengaku sampai saat ini masih sangat terbatas.

Saat ini, jelasnya, Pantai Muarbungin masih alami. Banyak kerang-kerangan berceceran di pasir. Keaslian panti Muarabungin menjadi daya tarik tersendiri.

Diakuinya, dulu pernah mendapat bantuan setelah kunjungan Komisi X DPR RI berupa dua unit perahu. Satu digunakan warga, dan satu dikelola oleh desa. Pengembangan pantai Muarabungin masih murni. Meski demikian, antusias untuk dikunjungi memberi dampak positif bagi lingkungan.

“Saat ini, Pantai Muarabungin menjadi satu-satunya potensi wisata pantai yang ada di Kabupaten Bekasi. Mengandalkan kejernihan air laut, dan panorama alam yang masih asli belum tersentuh perbaikan,” tamabh Rully Fatahillah, warga sekitar juga sebagai penggiat Budaya Betawi.

Diakuinya, hamparan pantai pasirnya kecoklatan dan hitam. Tapi, kelebihan pada kejernihan air laut dan rerindangan pohon yang masih alami menjadi daya tarik untuk dikunjungi.

Namun demikian, fasilitas sudah dibangun oleh pemuda setempat seperti untuk MCK, air bersih dan beberapa tempat kuliner, meskipun masih sedikit. Sarana berswafoto juga ada  di beberapa lokasi.

“Pastinya, tahun depan Pantai Muarabungin akan dikembangkan langsung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. Anggaran sudah ada tinggal tunggu saja,” ujar Ketua Kumbesi (Kumpulan Betawi Bekasi Raya) korwil 5 ini.

Saat ini, diakuinya jumlah pengunjung dibatasi karena pandemi Covid-19. Sebelumnya, setiap akhir pekan pasti ramai kendaraan dari Kota atau Kabupaten Bekasi yang datang. Kendalanya jalur menuju lokasi pantai hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat .

“Akses menuju lokasi tersebut dari pusat Muaragembong, ada lima Kilometer jalur rusak. Apalagi jalan menuju lokasi pantai hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat. Jadi, kerap macet jika tamu ramai,” ujarnya.

Lihat juga...