Pecel Kembang Turi Khas Surabaya Digemari di Bekasi

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Racikan pecel dicampur kembang turi, lalu disiram sambal kacang gurih, menjadikan rasanya makin mantap. Itulah pecel kembang turi khas Surabaya. Beragam menu pecel khas berbagai daerah cukup mudah dijumpai di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat. Salah satunya adalah pecel kembang turi, dengan khas tersendiri dan cukup digemari oleh warga setempat.

Penjual pecel Surabaya kembang turi, Bargo, mengaku memiliki lima gerobak di beberapa titik untuk menjajakan pecel Surabaya. Ia menjajakan pecel Surabaya sejak 2011 di Kota Bekasi, dengan gerobak seadanya, dan kini sudah memiliki lima tempat.

“Pecel Surabaya Kembang Turi memiliki khas tersendiri, terutama pada rasa. Karena konsepnya jualan rasa, meski banyak pecel di tepi jalan, tapi tetap diburu,” ungkap Bargo, Sabtu (7/11/2020).

Bargo, pemilik pecel kembang turi khas Surabaya di Bekasi, Sabtu (7/11/2020). –Foto: M Amin

Dikatakan, pecel Surabaya Kembang Turi, setiap hari buka sejak pagi sampai jam makan siang. Setelah siang, meskipun tidak habis, dipastikan tutup, hal itu juga sebagai trik dalam menjaga karateristik.

Menurutnya, semua olahan dibuat sendiri di rumah oleh istrinya. Hal tersebut untuk menjaga konsistensi rasa. Bumbunya pun di setiap gerobak sudah dipisahkan dengan tiga varian rasa, manis, sedang dan pedas.

“Menjaga rasa, maka bumbu pecel diolah khusus. Jadi, setiap gerobak atau pedagang yang bermitra, hanya tinggal pesan bumbu saja,” tukasnya, mengaku sayuran juga diproduksi sendiri.

Bargo memiliki petani sayur binaan yang menjadi langganan, seperti bayam, kangkung dan kembang turi. Hal itu untuk menjaga produksi, semua sayuran diolah sendiri kemudian dikirim ke gerobak.

Berbeda dan berkelas, begitulah pecel Surabaya khas kembang  turi dengan campuran telur asin, dan rempeyek. Bisa dimakan dengan nasi putih atau lontong, sehingga bisa menambah selera untuk sarapan pagi atau saat jam makan siang.

Bagi yang penasaran mencicipi sensasi pecel Surabaya kembang turi, ada di beberapa tempat seperti kompleks Puri Gading dekat pos polisi, depan Perum Duta Indah, Pintu Masuk Mabes Cipayung, TMII pintu dua depan lapangan TPI dan Sumir pagelaran.

Bella, penggemar pecel Surabaya, menjadi pelanggan setia, mengaku rasanya berbeda meski harganya Rp20an ribu untuk satu porsi. Harga tersebut sesuai dengan kualitas rasa bagi penggemar pecel.

“Saya banyak rekomendasikan, baik untuk acara tertentu pecel Surabaya kembang turi, memang berbeda dari biasanya,” ujar pelanggan di Puri Gading ini.

Lihat juga...