Pekan depan Kendari Gelar Uji Usap Massal

Data kasus COVID-19 di Kota Kendari per 5 November 2020 – Foto Ant

KENDARI – Pekan depan, Pemerintah Kota Kendari menggelar uji usap antigen massal secara gratis, guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Wali Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Sulkarnain Kadir mengatakan, uji usap antigen massal tersebut akan menyasar para pekerja swasta maupun masyarakat umum. Masyarakat yang mau memastikan kondisi fisiknya apakah tertular atau tidak, bisa memanfaatkan program tersebut.

Ia meminta, masyarakat untuk tidak merasa khawatir ketika akan mengikuti uji usap antigen. Ia pastikan, tes tersebut dilakukan secara gratis. “Tidak usah khawatir, karena kita gratiskan. Kami pikir itu adalah pilihan yang tepat bagi masyarakat. Karena kalau mau mengikuti batasan tarif tes usap biayanya mencapai Rp Rp900 ribu, saya pikir itu terlalu berat bagi masyarakat,” kata Sulkarnain.

Wali Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, Sulkarnain Kadir – Foto Ant

Sulkarnain menjelaskan, pemerintah melakukan uji usap antigen massal guna menelusuri orang-orang yang diduga terinfeksi COVID-19. Uji usap yang akan dilakukan secara massal tersebut mengacu kepada hasil evaluasi uji usap yang dilakukan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah kota.

“Kurang lebih tiga minggu kita lakukan langkah progresif untuk melakukan pelacakan swab seluruh ASN Kota Kendari. Dan ini cukup berhasil, yakni melambatnya jumlah penambahan positif COVID-19 dan bertambahnya jumlah pasien sembuh,” ujar Sulkarnain.

Ia berharap, melalui uji usap massal itu dapat menekan angka kasus, sekaligus memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kendari. Data Satgas Penanganan COVID-19 Kota Kendari mencatat, hingga 5 November 2020, jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 2.652 orang.  Pasien yang dinyatakan sembuh 2.135 orang, 484 orang masih dalam perawatan isolasi atau karantina dan 33 orang meninggal dunia. (Ant)

Lihat juga...