Pelipatan Surat Suara Pilkada Kebumen Ditargetkan Selesai Sepekan

Editor: Makmun Hidayat

KEBUMEN — Pelipatan surat suara untuk pilkada Kabupaten Kebumen ditargetkan selesai dalam sepekan. Saat ini sudah masuk hari ke tiga pelipatan, sehingga diharapkan pada Kamis (26/11/2020) mendatang, proses pelipatan surat suara sudah selesai.

Total ada 1.067.279 surat suara yang harus disortir dan dilipat. Jumlah tersebut dari total jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), ditambah dengan 2,5 persen DPT serta susulan surat suara sebanyak 2.000 lembar. Surat suara susulan ini dipersiapkan untuk mengantisipasi adanya pemungutan suara ulang.

Ketua KPU Kebumen, Yulianto di kantornya, Minggu (22/11/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen, Yulianto mengatakan, untuk pelaksanaan sortir dan pelipatan surat suara dilakukan di ruang rapat besar KPU Kebumen. Seluruh petugas pelipatan surat suara, sebelumnya sudah mengikuti rapid test dan selama pelaksanaan pelipatan, juga menerapkan protokol kesehatan.

“Semua petugas pelipatan sudah di rapid test dan sebelum memulai pelipatan juga diwajibkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun serta pemeriksaan suhu tubuh. Di dalam ruang pelipatan jaraknya diatur dan semua petugas wajib menggunakan masker. Kita targetkan, pelipatan surat suara ini selesai dalam satu minggu,” jelasnya, Minggu (22/11/2020).

Sementara itu, Komisioner KPU Kebumen Divisi Hukum Pengawasan dan Pencalonan Kampanye, Agus Hasan Hidayat menyampaikan,   pelipatan surat suara dilakukan oleh perwakilan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) secara bergiliran. Masing-masing kecamatan mengerahkan 10 orang petugas.

“Untuk menjaga physical distancing, kita gilir setiap harinya, dalam satu hari maksimal ada petugas dari 7 kecamatan, sehingga total 70 orang. Seperti kemarin yang bertugas dari Kecamatan Kebumen, Sadang, Kutowinangun, Alian, Karangsambung, Pejagoan dan Poncowarno. Sedangkan hari ini yang bertugas dari Kecamatan Prembun, Padureso, Bonorowo, Buluspesantren, Ambal, Mirit dan Sruweng,” katanya.

Dari data KPU Kebumen, sampai dengan hari ini ditemukan sekitar 2.000 lebih surat suara yang cacat. Seperti terdapat noda di luar kotak gambar pasangan calon, kemudian ada juga yang posisi pemotongannya tidak simetris. Untuk menghindari munculnya protes, surat suara yang cacat tersebut dipisahkan dan dimasukan dalam gudang kembali.

“Sampai hari ini surat suara yang cacat jumlahnya masih di bawah 2,5 persen total jumlah DPT, sehingga ketersediaan surat suara masih mencukupi. Namun, jika nanti jumlah surat suara yang cacat sampai melebihi 2,5 persen, maka kita akan meminta pengiriman surat suara lagi ke percetakan,” tuturnya.

Dalam perhelatan pilkada Kebumen tanggal 9 Desember mendatang, total ada 1.038.802 orang pemilih yang tercantum dalam DPT.

Lihat juga...