Pemkab Cianjur Batasi Jumlah Pegawai yang Masuk Kantor

Pjs Bupati Cianjur, Jawa Barat, Dudi Sudrajat Abdurachim – Foto Ant

CIANJUR – Pemkab Cianjur, Jawa Barat, membatasi jumlah pegawai di masing-masing dinas yang masuk kantor. Hal itu sebagai upaya memutus rantai penyebaran COVID-19, yang sempat ditemukan kasus penularannya di empat kantor dinas.

Pjs Bupati Cianjur, Dudi Sudrajat Abdurachim mengatakan, bagi pegawai usai rentan, dianjurkan untuk melakukan pekerjaan di rumah atau work from home (WFH). Kegiatannya dapat dilakukan hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan. Sementara bagi yang masuk kantor, hanya usia produktif, mulai dari kepala seksi hingga kepala dinas di masing-masing kantor.

“Ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya penularan virus berbahaya di lingkungan dinas, terutama yang dinilai rentan karena banyak bertemu dengan publik atau mobilitas pengawai yang cukup tinggi,” katanya, Kamis (12/11/2020).

Pihaknya terus mengimbau, seluruh dinas dan OPD untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Teruytama bagi mereka yang tetap masuk kantor, dengan cara menggunakan masker, menjaga jarak dan tidak melakukan perjalanan dinas ke luar kota. Terlebih perjalanan menuju ke wilayah yang masuk dalam zona merah penyebaran COVID-19.

Tidak hanya protokol kesehatan, kepala dinas juga diimbau untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala, untuk mencegah penularan virus corona. “Beberapa kasus yang terjadi terhadap pegawai dinas yang positif COVID-19 saat ini menjalani isolasi di vila khusus dan rumah sakit, harus terus ditekan agar tidak terjadi di dinas dan OPD lainnya, salah satu cara dengan menerapkan pola WFH dan hanya usia produktif yang boleh ke kantor,” tandasnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Cianjur mencatat, ada enam orang pegawai dari empat dinas di Cianjur, dinyatakan positif COVID-19. Konfirmasi positif berdasarkan hasil tes usap. Sehingga dinas bersama gugus tugas langsung melakukan penelusuran, dengan melakukan tes cepat dan usap terhadap ratusan orang pegawai lainnya.

Untuk menghindari penularan, masing-masing dinas memberlakukan sistem WFH selama satu pekan. Hal itu untuk mengetahui kondisi kesehatan pegawai, sambil menunggu hasil tes yang sudah dilakukan. Empat dinas yang sedang menjalankan WFH di Cianjur yaitu Disdukcapil, Disperkimtan, Inspektorat daerah dan Sekretariat DPRD Cianjur. (Ant)

Lihat juga...