Pemkot Jayapura Benahi Rumah Susun di Tanjung Ria

JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura, Provinsi Papua, melakukan pembenahan dan perbaikan rumah susun di dok IX RT 01/RW 02, Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara.

“Kami melakukan pembenahan dan perbaikan rumah susun (rusun) lantaran hingga kini rusun itu belum dikelola dengan baik. Padahal itu aset Pemerintah Kota Jayapura,” kata Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru di Jayapura, Selasa (17/11/2020).

Terkait itu, kata dia, pihaknya telah menggelar rapat dengan seluruh penghuni rusun, bersama muspida Kota Jayapura, Danramil, ketua RT/RW, Bapenda, dan PUPR pada Senin (16/11).

“Rusun itu memiliki 95 kamar. Satu rusun itu, penghuninya belum menyetor pembayarannya ke Pemerintah Kota Jayapura,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya meminta para penghuni dan muspida untuk membahas permasalahan tersebut. Setelah pertemuan itu, pada 2021 pemerintah kota akan memperbaiki kerusakan di rusun tersebut.

Lanjut dia, perbaikan seperti atap rumah yang bocor, instalasi listrik, air bersih yang rusak. Untuk itu, diharapkan kepada penghuni agar membantu Pemerintah Kota Jayapura untuk menanti, sehingga jika diperbaiki dengan baik maka bisa menyetor kewajibannya kepada Pemerintah Kota Jayapura, sehingga betul-betul bisa berjalan dengan baik.

Setelah itu, akan dikelola oleh pihak ketiga dengan memberikan pengamanan, kenyamanan termasuk dibantu oleh koramil, babinsa, dan bhabinkamtibmas.

Dengan begitu, rumah susun ini bisa tertata rapi, tertib dan bisa menjadi bagus, sehingga aset ini betul-betul dimanfaatkan dengan baik.

“Sekali lagi saya minta kepada semua pihak agar tempat ini menjadi tempat aman dan nyaman bagi warga Kota Jayapura,”

Menurut dia, hingga kini belum ada penyetoran sejak 2010 dari penghuni, memang dikelola Pemerintah Kota Jayapura. Tetapi, kontrak dengan pemerintah berhenti maka sudah tak ada lagi pembayaran.

“Kita berharap nantinya ada standar nilainya per kamar . Berapa nilainya, belum bisa ditentukan karena masih dibahas. Tentunya, tarif sewa, tarif kontrak per bulan, kita berharap nanti tidak terlalu besar agar bisa dibayar oleh penghuni ditempat ini,” tambah dia. (Ant)

Lihat juga...