Pendekatan Ekosistem Miliki Nilai Penting dalam Tata Kelola Perikanan Indonesia

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Mempertahankan stok perikanan Indonesia, yang dinyatakan sudah over fishing, bisa dengan menggunakan pendekatan ekosistem. Dimana selain mampu memulihkan tapi akan mengoptimalkannya untuk kesejahteraan masyarakat.

Praktisi Perikanan Irna Sari dalam acara online tentang perikanan berkelanjutan, Senin (30/11/2020) – Foto Ranny Supusepa

Mewujudkan pendekatan ekosistem dalam manajemen perikanan ini, Praktisi Perikanan Dr. Irna Sari menyatakan, perlu untuk memenuhi ketiga pilarnya. Yaitu pengumpulan data, analisa data dan komunikasi sains.

“Ketiga pilar harus dilakukan secara benar agar bisa berfungsi seperti yang diharapkan. Pengelolaan perikanan berbasis ekosistem merupakan pendekatan yang mempertimbangkan holistik, objektif dan pelestarian ekosistem serta sosial ekonomi,” kata Irna Sari dalam acara online, Senin (30/11/2020).

Dalam upaya untuk mengimplementasikannya, ia menyebutkan, para pelaku harus berfokus pada unsur utamanya, yaitu data.

“Yaitu pada pengambilan data dan analisa data agar dapat dipergunakan untuk merumuskan kebijakan pengelolaan ikan dan penguatan kelembagaan, yang meliputi capacity building, enforcement dan peningkatan kesadaran,” ucapnya.

Semua ini melibatkan berbagai kepentingan, mulai akademisi hingga stakeholder.

“Sebagai titik awal, pengumpulan data dimulai dengan pelatihan. Pelatihan ini sangat penting dalam memastikan bahwa data yang dikumpulkan itu valid dan dapat dijadikan bahan analisis,” urai Irna.

Saat memasuki tahap analisis, ini dilakukan secara bersama untuk menghasilkan kesimpulan terhadap stok ikan Indonesia.

“Ini tidak hanya oleh Indonesia saja tapi juga melibatkan pihak luar negeri. Kita menganalisa bersama untuk menghasilkan output yang bisa digunakan dalam pembentukan kebijakan terkait manajemen perikanan, yang mampu menjamin keberlanjutan stok ikan dan juga mempertimbangkan sisi sosial ekonominya,” ujarnya.

Dengan adanya tenaga terlatih ini, Irna menyebutkan luasan wilayah Indonesia akan dapat terpantau.

“Menggabungkan apa yang sudah menjadi nilai di masyarakat dengan pelatihan yang tepat akan menjadikan upaya mengembangkan pengelolaan perikanan ekosistem berbasis ilmiah akan terwujud,” pungkasnya.

Lihat juga...