Penumpang Pejalan Kaki Gunakan Terminal Eksekutif Bakauheni, Meningkat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Fasilitas nyaman dan waktu tempuh lebih cepat jadi pilihan pengguna jasa memakai kapal eksekutif Bakauheni, Lampung Selatan.

Susanto, salah satu calon penumpang kapal di terminal eksekutif atau Anjungan Agung Bakauheni menyebut, memilih kapal eksekutif untuk menuju ke Merak. Waktu tempuh satu jam jadi pilihan baginya untuk menyeberang.

Meski membayar sebesar Rp65.000 ia mengaku, sudah belasan kali menggunakan kapal eksekutif. Dibanding kapal reguler yang membayar Rp15.000 per orang ia memilih kapal di terminal eksekutif. Proses pembelian tiket kapal roll on roll off (Roro) sebutnya, menggunakan aplikasi Ferizy bisa dilakukan saat ia berada di rumah.

Pembelian tiket kapal dengan memakai aplikasi Ferizy sebutnya, memudahkan pengguna jasa. Pembelian satu jam sebelum keberangkatan memberi kesempatan untuk mengatur jadwal keberangkatan. Setibanya di terminal eksekutif Bakauheni ia melakukan proses pencetakan tiket. Tiket elektronik yang sudah ada di aplikasi Ferizy akan dicetak memakai barcode.

“Saya membeli sebanyak lima tiket kapal eksekutif untuk anggota keluarga yang akan menyeberang ke Bandung. Usai pencetakan tiket kami bisa menunggu kapal yang akan berangkat sesuai jadwal yang kami pilih di tiket. Lebih cepat dibanding kapal reguler,” terang Susanto, saat ditemui Cendana News di terminal eksekutif Bakauheni, Senin (2/11/2020).

Susanto bilang, pelayanan terminal eksekutif tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebelum masuk ke area terminal eksekutif ia dan anggota keluarganya menjalani pengecekan suhu tubuh.

Pengecekan suhu tubuh dilakukan menggunakan alat khusus yang memindai wajah penumpang. Penggunaan masker dan cuci tangan dengan sabun diwajibkan petugas pada pintu masuk pelabuhan.

Dibandingkan dengan sebelum masa libur panjang Susanto menyebut, jumlah penumpang lebih banyak. Masuk ke dalam kapal ia menyebut, pengaturan tempat duduk telah dilakukan operator kapal. Kapasitas tempat duduk yang disediakan sebutnya, tidak sebanyak hari biasa menyesuaikan pendisiplinan protokol kesehatan.

“Pelayanan di kapal eksekutif sangat baik karena bagi penumpang yang membawa anak-anak disediakan tempat bermain,” bebernya.

Nurhadi, salah satu penumpang yang memilih kapal reguler menyebut memilih membeli saat datang di lokasi. Ia memanfaatkan jasa top up uang elektronik yang dimilikinya. Sesampainya di pelabuhan Bakauheni proses pembelian tiket dibantu petugas. Ia menerima kertas berisi nama penumpang lalu dicetak pada vending machine.

Nurhadi (kanan) salah satu calon penumpang kapal reguler melakukan proses taping tiket dengan barcode di pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (2/11/2020) – Foto: Henk Widi

“Meski tidak memiliki aplikasi Ferizy untuk membeli tiket penumpang tetap dibantu petugas di loket tiket,” beber Nurhadi.

Keberangkatan langsung kapal reguler di dermaga 1, 2 dan 3 membuat ia lebih cepat mendapat kapal. Meski waktu tempuh mencapai dua jam, kapal pada dermaga reguler kerap dipilihnya. Sebab tiket hanya sebesar Rp15.000 untuk penumpang dewasa dan tiket anak-anak Rp8.000 cukup terjangkau.

Captain Solikin, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Bakauheni, menyebut, terjadi kenaikan jumlah penumpang. Berdasarkan data produksi posko mini angkutan libur panjang Maulid Nabi Muhammad dan cuti bersama kenaikan mencapai 28 persen. Hingga Senin (2/11/2020) tercatat sebanyak 37.872 orang menyeberang dari Bakauheni.

Captain Solikin, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang utama Bakauheni, Lampung Selatan dijumpai di Bakauheni, Senin (2/11/2020) – Foto: Henk Widi

Jumlah penumpang yang diseberangkan meliputi 3.376 orang pejalan kaki dan 34.496 orang di atas kendaraan. Pada kondisi normal jumlah penumpang hanya berkisar 10.000 orang dan penumpang pejalan kaki 1.000 orang. Dari total penumpang dominan memilih memakai terminal eksekutif. Sebagian memilih menyeberang melalui dermaga reguler.

ASDP Bakauheni sebutnya juga menyeberangkan sebanyak 2.151 unit motor, 212 unit bus, 2.524 unit truk dan 4.831 unit kendaraan pribadi serta 7.567 unit kendaraan besar.

Puncak arus balik libur panjang yang terjadi pada Minggu (1/11/2020) sebutnya berangsur mulai landai. Penumpang dan kendaraan yang menyeberang ke pulau Jawa sebutnya sebagian melintas melalui jalan tol dan Jalan lintas Sumatera.

Lihat juga...