Pertamina Ajak Pemerintah Desa Bermitra Salurkan BBM

Editor: Koko Triarko

SEMARANG – Berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mendekatkan sumber penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di tengah masyarakat, Pertamina mengajak pemerintah desa dalam upaya perluasan dan pemerataan distribusi energi melalui pertashop.

“Pertamina membuka peluang kemitraan kepada para investor, termasuk pemerintah desa, yang berminat untuk berinvestasi pertashop. Sama halnya seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), investasi ini sebagai lembaga penyalur BBM kepada masyarakat, namun dalam skala relatif lebih kecil dibanding SPBU,” papar Pejabat sementara (Pjs) Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) Jawa Bagian Tengah (JBT), Marthia Mulia Asri di Semarang, Kamis (19/11/2020).

Dijelaskan, nilai investasi yang diperlukan sekitar Rp250 juta, untuk biaya perangkat modular pertashop. “Nilai tersebut belum termasuk lahan dan ongkos kirim yang disiapkan oleh pengusaha. Sementara dari sisi penjualan, secara umum rata-rata antara 400 liter hingga satu kiloliter per hari,” lanjutnya.

Unit Marcom, Relations, & CSR Pertamina MOR IV, Marthia Mulia Asri, saat ditemui di Semarang, Kamis (19/11/2020). –Foto: Arixc Ardana

Thia, panggilan akrabnya, menambahkan syarat lain yang harus dipenuhi, yakni berbadan hukum seperti CV, PT, maupun koperasi atau Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Selain itu juga diperlukan izin atau persetujuan dari pemerintah daerah setempat dalam pendirian pertashop.

“Kita terus berupaya mendorong program one village one outlet atau satu desa tersedia satu outlet Pertashop. Untuk mendukung program tersebut, kita juga telah mengajak partisipasi dari pemerintah kabupaten dan kota di wilayah kerjanya. Harapannya, dengan makin bertambahnya jumlah Pertashop, utamanya di desa-desa yang belum terjangkau SPBU, makin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan BBM,” terangnya.

Senior Supervisor Communication & Relations Pertamina MOR IV, Arya Yusa Dwicandra, menambahkan Pertashop merupakan satu-satunya lembaga penyalur BBM di tingkat desa atau kecamatan yang secara resmi dikelola oleh Pertamina.

“Selain telah memenuhi aspek legalitas usaha, Pertashop juga dipastikan memenuhi aspek keselamatan kerja, sehingga sangat aman untuk dioperasikan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Kehadiran Pertashop di tengah desa juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan mendekatkan sumber penyaluran energi yang aman dan berkualitas.

Sejauh ini, di wilayah Jateng-DIY sudah beroperasi sebanyak 70 Pertashop, tersebar di 62 desa di Jateng dan delapan desa di DIY.

Lihat juga...