Pokdakan Kemang Optimalkan Lahan Kosong untuk Budidaya Lele Sangkuriang

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Kelompok Pokdakan Kemang (KPK) di lingkungan RT 03/12, Kelurahan Jaticempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi Jawa Barat, mengoptimalkan lahan kosong jadi lokasi budidaya lele jenis Sangkuriang.

Hal tersebut merupakan salah satu bentuk pemberdayaan oleh warga setempat selama pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan lahan kosong jadi tempat budidaya secara swadaya.

“Pertamanya kami beternak beberapa ikan namun baru kemarin kami mendapatkan benih ikan lele sangkuriang bantuan indukan lele dari Sukabumi serta bantuan pakan ternak sebanyak 15 Kg dari Bogor “ujar Nurali, Ketua RT03, Jaticempaka, saat menerima kunjungan Kesos Kelurahan, Senin (16/11/2020).

Dikatakan pengembangan tersebut hanya menggunakan terpal dijadikan kolam sebagai bahan baku. Budidaya dilakukan tidak menelan biaya terlalu besar tapi bisa bertahan cukup lama jika dilakukan dengan teliti.

Menurutnya selain murah meriah material tersebut kedepan dalam bongkar lebih mempermudah ketika pemilik lahan ingin mempergunakan tanahnya untuk dibangun. Selain praktis jelasnya, secara kekuatan bisa bertahan lama.

Memilih mengembangkan lele Nurali, mengaku dalam rangka memenuhi kebutuhan ikan di Kota Bekasi yang begitu besar, terutama jenis ikan lele. Oleh karenanya bibit lele harus super tidak boleh asal coba, hasilnya maksimal.

Mereka sengaja memilih jenis Sangkuriang karena varietas tersebut dinilai banyak keunggulan dibandingkan jenis lainnya. Salah satunya seperti mampu bertelur lebih banyak, Mortalitas tinggi, Kanibalisme menurun, dan Food Convertion Ratio menurun.

Seklur Jaticempaka Ridwan yang meninjau bersama Kasi Kesos, memberi Semangat warganya dan berharap bisa menjadi contoh di lingkungan lainnya, Senin (16/11/2020). Foto: Muhammad Amin

Dengan total 15 kolam KPK RT03/12 tak hanya budidaya lele. Tetapi ada jenis ikan lain dikembangkan Seperti gurame dan ikan Nila. Kedepan untuk pakan akan dikerjasamakan dengan maggot sehingga usaha ini bisa terus berkembang dan bermanfaat untuk warga banyak.

Sekretaris Kelurahan Jati Cempaka, Ridwan memberi apresiasi apa yang dilakukan lingkung RT03/12 tersebut. Dia berharap bisa menjadi percontohan di lingkungan lainnya.

“Ini juga bentuk upaya menjaga lingkungan, agar lahan kosong tidak dijadikan tempat pembuangan sampah liar oleh warga. Melalui ide kreatif tentunya bisa menjadi contoh di lingkungan lainnya,” ujar dia.

Diakuinya, selain pengembangan tanaman hidroponik, yang dikembangkan di setiap rumah warga sebagai bentuk ketahanan pangan budidaya lele di tengah pemukiman memanfaatkan lahan kosong juga bisa menjadi inspirasi baru di Kota Bekasi.

“Inisiatif dimasa Pandemi, membuahkan hasil maksimal dan berdaya ekonomi melalui budidaya lele. Mungkin banyak lainnya, tapi ini baru diketahui,” pungkasnya.

Lihat juga...