Positivity Rate Naik, Banyumas Kembali Berlakukan Pengetatan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Bupati Banyumas, Achmad Husein di halaman Pendopo Sipanji Purwokerto, Senin (9/11/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURWOKERTO — Kabupaten Banyumas kembali memberlakukan pengetatan protokol kesehatan, serta pembatasan berbagai kegiatan dan pemberlakukan jam malam dimajukan. Hal ini dipicu naiknya angka positivity rate yang mencapai 4,32.

“Angka positivity rate kita naik sampai 4,32 persen, ini sudah mendekati batas maksimal yaitu 5. Kenaikan angka positivity rate ini, artinya setiap hari di Banyumas ada penambahan jumlah kasus positif antara 5-10 orang dan hari ini ada penambahan 18 kasus positif,” kata Bupati Banyumas, Achmad Husein, Senin (9/.11/2020).

Kenaikan angka positivity rate ini, lanjutnya, harus disikapi dengan adanya kebijakan pengetatan di semua lini. Mulai dari kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan, pasar minggon harus dievaluasi, termasuk kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) yang sekarang sedang uji coba pada tiga sekolah.

Selain positivity rate yang meningkat, angka reproduksi efektif juga meningkat hingga di atas 1, yaitu 1,28. Hal ini menunjukan adanya penambahan jumlah kasus positif Covid-19 yang cukup signifikan.

“Tingkat kesembuhan di Kabupaten Banyumas sebenarnya cukup bagus, mencapai 75 persen, namun angka positivity rate dan reproduksi efektif meningkat,” jelas Husein.

Dari sekian banyak penambahan kasus positif, sebagian besar didominasi oleh klaster keluarga. Dimana jika ada satu anggota keluarga yang positif Covid-19, maka akan menular dengan cepat kepada anggota keluarga lainnya. Ini yang menyebabkan penambahan kasus positif menjadi cukup banyak di Banyumas.

“Klaster keluarga ini mendominasi penambangan angka positif, karena itu kita mengimbau, jika ada anggota keluarga yang merasa kurang sehat atau ada anggota keluarga yang kormobid, gunakan masker dalam berinteraksi, sekalipun itu di dalam rumah,” pesannya.

Terkait pengetatat kegiatan tersebut, Bupati mengatakan, akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) bupati dalam waktu dekat ini. Untuk jam malam misalnya, saat ini sudah ada kelonggaran hinga pukul 22.00 WIB, maka akan dikembalikan lagi menjadi pukul 20.00 WIB.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, saat ini jumlah kasus positif Covid19 di Kabupaten Banyumas sudah mencapai 873 orang. Dari jumlah tersebut yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit ada 107 orang, sedangkan yang isolasi mandiri ada 74 orang dan isolasi khusus ada 7 orang. Untuk pasien yang sudah dinyatakan sembuh ada 667 orang dan yang meninggal dunia 27 orang.

“Kita imbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun serta menjaga jarak. Penambahan angka positif yang cukup signifikan ini akibat kita mulai longgar dalam penerapan protokol kesehatan,” tuturnya.

Lihat juga...