RPA Jatiranggon Tepat Berada di Garis Sepadan Kali Sunter

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Keberadaan Rumah Potong Ayam (RPA) di Jalan Kramat Genceng, RW 06, Kelurahan Jatiranggon, Kecamatan Jatisempurna disoal. Pasalnya lokasi bangunan tepat berada di garis sepadan sungai dan pipa limbah potongan ayam langsung mengucur ke kali.

“Saya bingung RPA Jatiranggon kok bisa berdiri di Garis Sepadan Sungai (GSS). Pipa yang dibuat langsung mengucur ke kali, diduga limbah darah dan lainnya dari potongan ayam mencemari Kali Sunter yang persis dibawah bangunan RPA tersebut,” ujar Kang Wawan, dari relawan pemerhati lingkungan kepada Cendana News, Rabu (4/11/2020).

Atas hal tersebut imbuhnya, sudah melapor ke kelurahan dan informasinya Kasi Pembangunan Kelurahan sudah meninjau lokasi, begitupun pihak UPTD Pengawas Bangunan (Wasbang) sudah ke lokasi melihat langsung.

Dikonfirmasi terpisah, pihak UPTD Wasbang Heru, mengakui sudah melihat langsung. Dia membenarkan soal bangunan berada tepat di GSS.

“Saya diperintah ke lokasi, dan sudah saya laporkan. Katanya nanti pemilih RPA Jatiranggon akan di panggil ke Kecamatan,” ujar Heru dikonfirmasi Cendana News.

Sementara Kasi Pembangunan dan Trantibum Kelurahan Jatiranggon, Sanusi, dikonfirmasi terpisah juga mengaku sudah meninjau lokasi RPA Jatiranggon di RW 06 untuk melihat langsung proses di lapangan.

“Saya datang tidak bertemu langsung dengan pemilik RPA. Memang lagi tidak ada aktivitas pemotongan jadi air yang langsung dialirkan ke kali Sunter terlihat bersih. Tidak tahu jika saat pemotongan, tapi pastinya air limbah pemotongan langsung di buang ke kali Sunter, tidak ada penyaring dan lainnya,”ujar Sanusi.

Lurah Jatiranggon, Ahmad menambahkan bahwa soal limbah bisa langsung ke UPTD Dinas Lingkungan Hidup. Karena memang lebih memahami lebih jelas.

Pantauan di lokasi, di lingkungan RW 06 tepat berada di pinggir jalan Kramat Genceng, tepatnya di sisi jembatan kali terdapat beberapa lokasi Rumah Potong Ayam (RPA). Semua bangunan tepat berada di GSS Kali Sunter dan pipa menjulur langsung ke Kali.

Pihak pekerja RPA setempat mengaku bernama Ruslan, mengakui bahwa limbah yang langsung ke Kali paling darah dari proses pemotongan ayam. Namun demikian imbuhnya ada juga limbah plastik.

“Tapi untuk bulu ayam ditampung ditempat khusus karena ada pengepul yang datang membelinya untuk pakan tertentu. RPA hanya melakukan aktivitas pemotongan ayam tidak ada produksi,” jelasnya.

Lihat juga...