Sadar Germas, Tumbuhkan Perilaku Hidup Sehat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Segenap elemen masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendatangani komitmen bersama Gerakan Bersama Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam rangka perilaku hidup sehat.

Penguatan perilaku hidup sehat dilakukan melalui peningkatan aktivitas fisik, perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, pencegahan dan deteksi dini penyakit, kualitas lingkungan dan peningkatan edukasi hidup sehat.

” Hari ini kita melakukan advokasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kabupaten Sikka,” kata Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang, NTT, Apolinaris Berkanis, SKep, Neres, saat ditanya Cendana News di Maumere, Jumat (13/11/2020).

Apolinaris mengatakan, kegiatan diadakan di 10 kabupaten dari 21 kabupaten dan kota di Provinsi NTT. Untuk Kabupaten Sikka angka stunting, kematian ibu melahirkan, dan kematian bayi masih sangat tinggi.

Ia meminta agar masyarakat menyadari ada masalah kesehatan atau tidak di dalam dirinya sendiri, dan mampu mengubah perilaku tersebut dengan membiasakan hidup sehat dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kita harapkan dengan kegiatan ini ada kerja sama lintas sektor, baik di tingkat pemerintahan maupun di masyarakat, agar 6 langkah perilaku hidup sehat bisa menjadi kebiasaan dan diterapkan dalam masyarakat,” ucapnya.

Apolinaris menegaskan, masalah kesehatan bukan hanya pekerjaan tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan saja, tetapi juga merupakan kerja semua pihak sehingga diperlukan koordinasi dengan segenap sektor di pemerintahan dan elemen masyarakat lainnya.

“Advokasi yang dilakukan melibatkan lintas sektor, diharapkan agar gerakan hidup sehat bisa disosialisasikan mulai tingkat Rukun Tetangga yang paling rendah, hingga ke tingkat nasional,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, menyebutkan, gerakan hidup sehat memang tidak bisa sukses apabila hanya dikerjakan oleh tenaga kesehatan, sehingga harus dilakukan edukasi kepada segenap organisasi perangkat daerah dan elemen masyarakat.

Wakil Bupati Sikka, NTT, Romanus Woga, saat ditemui usai kegiatan advokasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kota Maumere, Jumat (13/11/2020). Foto: Ebed de Rosary

Menurut Romanus, gerakan hidup sehat terkait dengan budaya sehingga budaya hidup bersih dan sehat harus dimulai dari keluarga, di mana orang tua harus memberikan contoh perilaku hidup sehat kepada anak-anaknya.

“Kita jangan hanya membuat kegiatan dan melakukan sosialisasi tetapi harus ada evaluasi, sejauh mana pencapaiannya. Sosialisasi juga harus dilakukan secara terus menerus, dan tidak boleh putus asa ketika belum berhasil,” imbaunya.

Romanus menyebutkan, setelah dilakukan advokasi gerakan hidup sehat, maka peserta advokasi harus mempraktikkan dalam kehidupan serta harus cekatan, inovatif, ulet, dan meyakinkan.

Lihat juga...