SAR Maumere Selamatkan Wisatawan di Labuan Bajo

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAUMERE — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas B Maumere, Flores, NTT berhasil menyelamatkan 4 orang wisatawan bersama seorang kapten kapal dan Anak Buah Kapal (ABK) KM Kesha di perairan Labuan Bajo, Taman Nasional Komodo (TNK).

Kepala Kantor SAR Maumere, I Putu Sudayana, saat ditemui di kantornya, Minggu (1/11/2020). Foto : Ebed de Rosary

Wisatawan tersebut menumpang kapal wisata KM Kesha, Sabtu (31/10/2020) yang berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo menuju Pulau Tatawa dan tiba pukul 10.05 WITA lalu wisatawan melakukan snorkeling dan diving setelah itu para melihat ikan Pari Manta.

“Saat dalam perjalanan dari dari Pulau Tatawa menuju Pulau Gili Lawa di Perairan Pulau Batu Bolong sekitar pukul 13.30 wita, mesin kapal mengalmi kerusakan dan mati,” sebut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B, Maumere, Flores, NTT, I Putu Sudayana saat ditanyai Cendana News, Minggu (1/11/2020).

Putu menjelaskankettika mengalami mati mesin, dua orang ABK mengevakuasi enam orang wisatawan domestik dan satu orang guide dengan menggunakan sekoci kapal menuju ke Pantai Pulau Tatawa.

Ia sebutkan, setelah sampai di darat kemudian terjadi hujan dan gelombang laut yang tinggi sehingga tidak bisa melanjutkan proses evakuasi sisa penumpang yang berada diatas kapal sebanyak enam orang dan selanjutnya kapal hanyut menuju arah Pulau Gililawa.

“Menerima laporan dari Ibu Amelia, tim Basarnas Maumere terdiri dari 6 orang dari Basarnas Maumere dan 4 orang dari Pos SAR Manggarai Barat pukul 15.00 WITA berkoordinasi dengan potensi SAR di wilayah kerja yang ada,” ungkapnya.

Setelah 10 menit kemudian sambung Putu, tepatnya pukul 15.10 WITA tim SAR Gabungan berangkat menuju lokasi kejadian dan pukul 15.40 WITA tim SAR gabungan tiba di lokasi kejadian dan KM Kesha yang terhanyut di tarik oleh KM Mutiara Nusantara menuju Pulau Tatawa.

Dikatakannya, di atas kapal terdapat 6 orang yakni kapten kapal, 1 orang ABK dan 4 orang wisatawan dan semua penumpang dan kru kapal tiba dengan selamat di Pulau Tatawa pukul 16.10 WITA.

“Pukul 16.20 WITA RIB 09 Maumere dan RIB 02 Manggarai Barat mengevakuasi 11 orang yang terdiri dari 10 orang wisatawan dan satu orang guide menuju Pelabuhan ASDP Labuan Bajo dari Pulau Tatawa dan tiba pukul 17.10 WITA,” terangnya.

Putu mengapresiasi kinerja seluruh potensi SAR yang terlibat khususnya para Komodo Rescue dari Pos SAR Manggarai Barat dan Kantor SAR Maumere serta Potensi SAR yang terdiri dari personil di Polair dan Pemilik Kapal KM Mutiara Nusantara dan kru.

Dirinya mengucapkan terima kasih banyak atas tugas – tugas kemanusiaannya dan semoga kedepannya pelaksanaan operasi SAR menjadi lebih baik lagi, lebih terkoordinasi dan tentunya akan lebih ditingkatkan sinergitas kita di lapangan.

“Semoga dengan keberhasilan pelaksanaan operasi SAR yang telah dilaksanakan dapat lebih menjamin keamanan dan keselamatan para wisatawan baik domestik maupun asing untuk berkunjung ke salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Labuan Bajo ini,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) NTT, Agustinus Manua Bataona mengapresiasi kinerja tim SAR yang telah membantu mengevakuasi para wisatawan dengan selamat.

Agus sapaannya katakan, keberadaan tim SAR merupakan salah satu jaminan bagi wisatawan terutama wisatawan asing dalam mengunjungi sebuah destinasi wisata karena keamanan dan kenyamanan wisatawan harus jadi prioritas.

“Adanya aksi penyelamatan tim SAR kepada wisatawan dapat membuat wisatawan yang ingin berwisata ke Labuan Bajo merasa terjamin keamanannya karena ada tim SAR yang bersiaga melakukan penyelamatan bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Lihat juga...