Sehari Kasus Positif Covid-19 di Kebumen Bertambah 61 Orang

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Koordinator Humas Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto di Kebumen. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

KEBUMEN — Meskipun sudah keluar dari zona merah dan masuk ke zona orange, namun penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen masih tinggi. Hari ini saja ada penambahan sebanyak 61 orang dan satu orang meninggal dunia.

Koordinator Humas Tim Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto mengatakan, penambahan 61 kasus positif baru tersebut merupakan hasil tracing dan sebagian besar dari kalangan kontak dekat pasien positif sebelumnya.

“Selain penambahan 61 kasus positif baru, untuk pasien yang sembuh hari ini juga bertambah 11 orang dan untuk yang meninggal dunia bertambah 1 orang, yaitu NS perempuan, usia 41 tahun,” jelasnya, Kamis (5/11/2020).

Lebih lanjut Cokro Aminoto menjelaskan, saat ini Kabupaten Kebumen sudah berstatus zona orange. Meskipun begitu, masyarakat diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Yaitu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir, serta menjaga jarak.

Sebab, lanjutnya, masih ada satu kecamatan dan enam desa yang masuk zona merah. Yaitu Kecamatan Padureso dan enam desa yaitu Desa Karangduwur, Berijuyung, Grogolpenatus, Kalirejo, Argopeni dan Kebapangan. Di Kecamatan Padureso terdapat 9 kasus positif Covid-19, namun yang sudah dinyatakan sembuh ada 7 orang, sisanya satu orang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan satu orang dalam isolasi.

Dengan adanya penambahan kasus positif baru sebanyak 61 orang tersebut, maka total jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen mencapai 1.418 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 71 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, 193 orang isolasi, 42 meninggal dunia dan sebanyak 1.113 orang sudah dinyatakan sembuh.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kebumen, dr. Dwi Budi Satrio mengatakan, untuk mencegah penyebaran Covid-19, pihaknya melakukan sterilisasi pada beberapa rumah pasien positif Covid-19 serta wilayah perkantoran di Kecamatan Kebumen.

Selain itu juga dilakukan operasi yustisi penerapan protokol kesehatan dengan melibatkan unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kebumen, jajaran Polres Kebumen, TNI dan Linmas. Dari laporan yang masuk, untuk kegiatan operasi yustisi hari ini menjaring 51 orang pelanggar yang tidak menggunakan masker dan ada empat tempat usaha yang tidak menyediakan sarana cuci tangan.

“Hasil operasi yustisi ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam penerapan protokol kesehatan, karena penggunaan masker sekarang ini sudah diwajibkan di Kebumen dan ada sanksi bagi yang melanggarnya,” pungkasnya.

Lihat juga...