Sekolah Dibuka Lagi di Masa Pandemi, tak Masalah

SIMPANG EMPAT – Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatra Barat (Sumbar), dr. Andani Eka Putra, menilai pembukaan kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar oleh pemerintah tidak masalah.

“Kami mendapat informasi sekolah dasar kembali dibuka pada awal tahun nanti. Rencana itu tidak masalah,” katanya, saat sosialisasi penanganan Covid-19 di Simpang Empat, Kamis (26/11/2020).

Ia mengatakan, bagi anak SD tidak akan menjadi masalah kerena dari kasus temuan positif anak-anak tidak ada yang sampai meninggal dunia.

“Anak-anak memang ada yang positif, tetapi banyak yang tidak ada gejala dan sembuh. Kecuali anak itu ada penyakit bawaan,” sebutnya.

Menurutnya, yang akan menjadi masalah itu adalah para guru dan orang tua. Covid-19 yang berbahaya itu lebih rentan menyerang pasien berumur 50 tahun ke atas, yang mempunyai penyakit bawaan.

“Meskipun nanti sekolah dibuka kembali, harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, sering mencuci tangan dan langsung mencuci baju setelah beraktivitas,” ujarnya.

Ia menyebutkan, virus Covid-19 itu nyata adanya. Tinggal saat ini bagaimana upaya bersama untuk mengatasi penyebarannya.

Menurutnya, data terakhir di Sumbar kasus positif Covid-19 mencapai 18 ribu orang, dengan tingkat kesembuhan yang cukup tinggi.

“Terpenting sekali selalu memakai masker, sering mencuci tangan dan setiap selesai aktivitas, baju yang dipakai direndam pakai deterjen dan upayakan mandi,” ujarnya.

Sebab, katanya, penularan virus itu melalui batuk dan bicara partikel liur terlepas dan melalui sentuhan, lalu pegang mulut dan hidung.

Bahkan, partikel virus itu bisa melekat di baju yang dipakai setelah beraktivitas. Makanya, pakaian yang dipakai harus dicuci segera. (Ant)

Lihat juga...