Selama Pandemi, Ada 20 Izin Edar Produk UMKM Dikeluarkan BBPOM Manado

Suasana diskusi grup terarah pendampingan dan pembinaan UMKM pangan olahan unggulan spesifik daerah go export yang digagas BBPOM Manado, Kamis (12/11/2020) – Foto Ant

MANADO – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado, Sulawesi Utara (Sulut), mengeluarkan 20 izin edar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), selama masa pandemi COVID-19.

“Izin edar yang kami keluarkan adalah bagian dari tanggung jawab kami ikut mengembangkan sektor UMKM,” sebut Kepala BBPOM Manado, Dra Sandra MP Linthin Apt.MKes, pada acara diskusi grup terarah pendampingan dan pembinaan UMKM pangan olahan unggulan spesifik daerah go export, Kamis (12/11/2020).

BBPOM disebutnya, melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha, jika ingin produknya berkembang harus memiliki izin edar. Izin edar, sebagai syarat produk telah melalui kajian, serta evaluasi keamanan dan mutu sehingga layak dikonsumsi dan diedarkan. Untuk mendapatkan izin edar, pelaku usaha harus menyiapkan sarana, yang mendorongnya bisa memenuhi syarat mutu dan keamanan.

Setelah sarana memenuhi syarat, pelaku usaha mengajukan permohonan ke BBPOM untuk memeriksa sarana produksi. “Kami melakukan juga pendampingan. Apabila memenuhi syarat kami mengeluarkan rekomendasi, setelah itu bisa mengurus izin edar,” kata Sandra.

Pelaku usaha, akan terus diberikan pendampingan melalui desk pelayanan prima yang dibentuk. “Sudah dua bulan berjalan ada sebanyak 20 nomor izin edar UMKM yang kami keluarkan,” ujarnya.

Apabila ada pelaku usaha yang sarana produksinya belum bagus, semisal menambahkan bahan pengawet melebihi ambang batas, BBPOM juga akan memberikan pendampingan hingga bisa dikeluarkan izin edar. (Ant)

Lihat juga...