Selesai Diperbaiki, Pembangkit Nuklir Belarusia Dibuka Lagi

MOSKOW – Belarus, melanjutkan kembali operasional di pembangkit listrik tenaga nuklir baru mereka, yang diresmikan awal bulan ini oleh Presiden Alexander Lukashenko, setelah berhasil mengganti beberapa peralatan di dalamnya.

Kementerian Energi setempat menyampaikan hal tersebut secara resmi, Kamis (19/11/2020) waktu setempat. “Pembangkit tersebut sudah disambungkan ulang ke sumber daya, usai penggantian pada sejumlah trafo dan peralatan pengujian daya termal (testing thermal power equipment),” kata Kementerian Energi dalam pernyataan resminya.

Dalam pernyataan lebih lanjut disebutkan, reaktor di unit daya pertama saat ini bekerja sebanyak 40 persen dari kapasitas normalnya. Pembangkit listrik tenaga nuklir yang dibangun oleh perusahaan negara Rusia, Rosatom, dan didanai oleh Moskow melalui pinjaman 10 miliar dolar AS atau setara Rp142,3 triliun itu, sempat ditentang oleh Lithuania, yang ibu kotanya, Vilnius, hanya berjarak 50 kilometer dari lokasi pembangkit di dekat kota Astravets, wilayah Hrodno.

Produksi di pembangkit tersebut sempat pula dihentikan selama beberapa hari setelah pembukaan, dengan pihak Kementerian Energi yang menyebut bahwa harus dilakukan penggantian pada peralatan elektrik di dalam pembangkit.

Operator sumber daya di Lithuania, Litgrid, yang terletak 20 kilometer dari pembangkit milik Belarus menyebut, pihaknya mendeteksi penghentian produksi di sana pada 8 November 2020, pukul 10.00 GMT. Litgrid mengatakan, produksi pembangkit Belarus itu ditingkatkan hingga 400 megawatt pada hari peresmiannya. (Ant)

Lihat juga...