Semak Belukar di Jatikarya Bekasi Disulap Jadi Taman Pandan

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Pandan Bali dengan akar berduri yang tumbuh liar di bantaran Kali Sunter, ujung Gang Lame, Kalimanggis Kecil, Kelurahan Jatikarya, Jatisampurna, Kota Bekasi Jawa Barat, diubah menjadi taman indah yang mampu memberi kenyamanan.

Lokasi tersebut berbatasan langsung dengan Kota Depok. Sekarang setiap akhir pekan banyak di kunjungi warga sekitar hanya untuk sekadar berswafoto ataupun menikmati suasana teduh perkebunan sambil merasakan gemericik aliran Kali Sunter.

Saung Pandan tersebut dibuka oleh Mamat (40) warga asli dari Pangandaran. Awalnya ia hanya meminta lahan untuk bercocok tanam, tapi diberi lahan yang masih banyak ditumbuhi tanaman liar. Atas kepedulian, semua pohon pandan rawa yang tumbuh liar tersebut ia biarkan.

“Tiga tahun lalu, saya mencari lahan untuk bercocok tanam. Dikasih lahan ini dan belum dibuka banyak tumbuhan liar seperti jenis pandan Bali ini. Saya bersihkan rumput yang ada di bawahnya dan membiarkan tumbuhan itu tetap ada,” kata Mamat kepada Cendana News, Minggu (29/11/2020).

Berkat kerja kerasnya pohon pandan Bali dengan akar menjulang ke atas tersebut menjadi tempat yang indah untuk berswafoto atau hanya datang sekadar menikmati suasana alam.

Menurut Mamat, warga sekitar banyak yang datang bersama anaknya. Bahkan ada warga yang sengaja menggelar makan bersama di Saung Panda nama yang diberikannya untuk lokasi tersebut.

Di bawah rerindangan pohon pandan Bali itu oleh Mamat, dibuatkan tempat duduk untuk bersantai dari balokan kayu. Sehingga menjadikan pohon pandan yang menjulang tinggi dan bercabang-cabang lebih elok dan nyaman.

“Jika musim panas banyak warga yang datang berkumpul ngobrol, untuk hanya sekadar ngadem, mereka biasa bawa kopi dan makanan. Di saung kan ada perapian bisa buat masak air,” papar Mamat.

Untuk menambah wahana, Mamat mengaku juga memperbaiki Kali Sunter, karena tidak jauh dari lokasi Saung Pandan tersebut ada patahan kali, biasanya jadi tempat anak kampung setempat untuk berenang.

Diketahui lokasi Saung Pandan yang dibangun Mamat tersebut berada di atas lahan milik perusahaan yang belum dimanfaatkan. Untuk menuju lokasi tersebut harus melintasi perkebunan warga menggunakan jalan setapak masih tanah merah.

“Kalo pas musim hujan warga jarang ke sini, malas becek. Paling kami sebagai petani saja yang menggarap lahan perusahaan ini,” tambah Pak Mudin, yang menggarap lahan untuk menanam lengkuas tak jauh dari lokasi Saung Pandan tersebut.

Saung Pandan harusnya bisa menjadi perhatian untuk dikembangkan sebagai arena bermain atau rekreasi. Karena lokasinya tepat berada di bibir Kali Sunter. Menurutnya bantaran kali tentu tidak boleh dibangun dan milik negara.

Pantauan di lokasi masih banyak pohon pandan Bali tumbuh liar di bantar Kali Sunter di wilayah Kelurahan Jatikarya tersebut. Tapi kebanyakan sudah dirusak oleh warga untuk menggarap lahan dengan cara dibakar.

Lihat juga...