Serbuan Teritorial Tanam 50.000 Pohon di Bukit Darmakradenan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANYUMAS — Kegiatan serbuan teritorial Korem 071/Wijayakusuma, selain membangun sentra ekonomi juga melakukan penghijauan di sekitar lokasi bukit di Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang. Total ada 50.000 pohon yang ditanam untuk menghijaukan area bukit.

Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf. Candra di Makodim, Rabu (11/11/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf. Candra mengatakan, penanaman pohon bertujuan untuk menghijaukan lokasi di sekitar sentra ekonomi serta bukit yang berada di dekatnya. Menurutnya, keberadaan pepohonan akan mampu mencegah terjadinya erosi tanah, sehingga kawasan tersebut terhindar dari bahaya longsor.

“Pohon itu banyak membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya, selain mencegah erosi dan longsor, juga membuat kualitas udara di sekitarnya menjadi lebih baik dan sehat. Kawasan yang dipenuhi dengan pepohonan juga dapat membantu pelestarian satwa liar serta mengurangi pemanasan global,” kata Dandim, Rabu (11/11/2020).

Beberapa jenis pohon yang ditanam antara lain Pohon Gayam sebanyak 2000, Trembesi 500 pohon, Jambu Biji ada 10.000 pohon, Durian 450 pohon, Mangga 350 pohon, Pete ada 300 pohon, Jeruk 100 pohon, Pohon Alpokat ada 150, Kelengkeng 200, Jambu Air 100, Albasia sebanyak 15.000 pohon, Vertier ada 800 pohon dan bunga Sakura ada 5.000 pohon.

Kegiatan penanaman pohon dilakukan secara bertahap dan sampai saat ini masih berlangsung. “Penanaman pohon ini berbarengan dengan dimulainya kegiatan serbuan teritorial sejak bulan September lalu. Karena pohonnya sangat banyak, dilakukan bertahap, kita juga libatkan masyarakat untuk turut serta menanam pohon, seperti dalam kegiatan hari Minggu kemarin, dimana TNI bersama berbagai elemen masyarakat serta warga desa menanam pohon di kawasan tersebut,” tuturnya.

Kades Darmakradenan, Imam WS mengatakan, kawasan perbukitan tersebut kondisinya memang minim air, sehingga penghijauan sangat dibutuhkan. Desa Darmakradenan yang banyak terdapat perbukitan juga masih kesulitan akses air bersih. Bahkan saat beberapa wilayah di Banyumas banjir, Darmakradenan justru minim air.

“Untungnya kegiatan serbuan teritorial juga ada pipanisasi, jadi air diambil dari sumber mata air kemudian dialirkan dengan pipa dan ditampung pada bak penampungan yang cukup besar. Mata air di desa ini ada dan tidak kering, hanya letaknya jauh dari rumah-rumah warga,” jelasnya.

Manfaat dari kegiatan serbuan teritorial ini banyak dirasakan warga Desa Darmakradenan. Mulai dari dibangunnya sentra ekonomi, hingga pipanisasi dan penghijauan.

Sebagaimana disampaikan, Danrem 071/Wijayakusuman, Kolonel Inf, Dwi Lagan Safrudin, bahwa kehadiran TNI harus membawa manfaat bagi masyarakat dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat. Termasuk dalam permasalahan ketersediaan air bersih serta penghijauan bukit.

Lihat juga...