SMP di Banjarmasin Siap Menggelar Pembelajaran Secara Tatap Muka

Siswa SMP Negeri 2 Selopampang Kabupaten Temanggung, melakukan simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah dengan protokol kesehatan ketat – Foto Ant

BANJARMASIN – Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banjarmasin diperbolehkan menggelar kegiatan belajar secara tatap muka. Kegiatan tersebut direncanakan dimulai 16 November 2020.

“Kepastian utama itu adalah orang tua siswa harus memberikan surat penyataan menyetujui anaknya sekolah tatap muka,” ujar Plt Wali Kota Banjarmasin, H Hermansyah, Rabu (11/11/2020).

Menurutnya, jika orang tua siswa tidak menyetujui adanya proses belajar mengajar secara tatap muka, maka kegiatan tersebut juga tidak akan diizinkan untuk digelar sefara tatap muka. “Tapi hampir 90 persen orang tua siswa memang menginginkan mulai dilaksanakannya belajar tatap muka tersebut,” beber Hermansyah.

Plt Wali Kota Banjarmasin, H Hermansyah – Foto Ant

Pembelajaran secara tatap muka dimungkinkan bisa dilaksanakan di daerah zona hijau. Dan hampir semua kelurahan di Banjarmasin, saat ini sudah berstatus zona hijau. “Meski dibolehkan sekolah gelar pelajaran tatap muka, namun mekanismenya harus tetap menerapkan protokol Kesehatan yang ketat,” papar Hermansyah.

Tidak hanya wajib menggunakan masker, dalam prosesnya kegiatan tersebut juga harus digelar secara bergantian. “Jadi berjadwal, sebagian masuk, sebagian di rumah saja, bergantian-lah,” terangnya.

Dipastikan, pemerintah daerah akan mengawasi secara langsung pelaksanan pembelajaran tatap muka. Jika terdapat hal yang mengkhawatirkan, maka pemerintah daerah akan menutup kembali kegiatan tersebut. “Jadi persiapan sekolah yang mau buka pelajaran tatap muka harus betul-betul dilakukan,” bebernya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin berencana menggelar pembelajaran tatap muka untuk SMP mulai 16 November 2020. Sejumlah sekolah yang menyatakan siap untuk melaksanakan pendidikan tatap muka adalah SMPN 7, SMPN 10, SMPN 12 dan SMPN 31. (Ant)

Lihat juga...