Sudah 448.257 Debitur di Sumut Dapat Relaksasi Kredit

Kepala OJK Kantor Regional (KR) 5 Sumbagut, Yusup Ansori – Foto Ant

MEDAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mencatat, hingga 6 November 2020, sudah 448.257 debitur yang terdampak COVID-19 di daerah tersebut mendapat persetujuan relaksasi kredit.

“448.257 debitur yang mendapatkan persetujuan relaksasi kredit itu, nilai kreditnya sebesar Rp25,55 triliun,” ujar Kepala OJK Kantor Regional (KR) 5 Sumbagut, Yusup Ansori, di Medan, Rabu (18/11/2020).

Menurutnya, realisasi restrukturisasi kredit terbesar untuk debitur UMKM atau 254.200 pengusaham dengan nilai outstanding kredit sebesar Rp14,83 triliun. Ada pun untuk non-UMKM sebanyak 194.057 debitur, dengan nilai outstanding kredit Rp10,72 triliun. “Realisasi restrukturisasi kredit akan terus bertambah, seiring dengan proses persetujuan yang akan diakselerasi oleh industri jasa keuangan di tengah perpanjangan waktu stimulus ekonomi tersebut, “ujarnya.

Menurutnya, restrukturisasi kredit telah dan masih akan terus dilaksanakan oleh industri jasa keuangan, baik bank umum, BPR, maupun perusahaan pembiayaan. Dengan relaksasi kredit, diharapkan kinerja pengusaha dapat kembali berjalan dengan baik, setelah terganggu akibat COVID-19.

Sehingga kinerja perbankan dan industri jasa keuangan lainnya, juga akan terjaga. Kinerja perbankanm yang terdiri dari Bank Umum dan BPR/BPRS per September 2020, saat ini tercatat masih dalam kondisi stabil dan kondusif. Aset perbankan misalnya, disebutnya masih tumbuh 8,38 persen secara year on year (yoy) atau menjadi sebesar Rp556,94 triliun. (Ant)

Lihat juga...