Tips Tangani Akar Tanaman Anggrek yang Membusuk

Editor: Makmun Hidayat

PURBALINGGA — Anggrek merupakan tanaman yang banyak digemari karena keindahan bunganya serta mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Namun, seringkali tanaman tersebut membusuk pada bagian akar, karena terlalu lembab.

Penasihat Komunitas Pecinta Anggrek yang juga petani anggrek di Purbalingga, Sedyo Utomo memberikan tips sederhana mengatasi akar tanaman anggrek yang membusuk.

“Tanaman anggrek yang akarnya membusuk, jangan langsung dibuang, karena masih bisa ditangani supaya normal kembali,” kata Sedyo Utomo, Senin (9/11/2020).

Lebih lanjut Sedyo mengatakan, pertama media yag masih menempel pada akar harus dilepaskan dan kemudian tanaman anggrek dibersihkan dengan air sampai bersih. Setelah itu tanaman direndam dalam air larutan fungisida, jika tidak ada bisa diganti dengan obat luka bethadine. Lama untuk merendam kurang lebih 15 menit. Kemudian dikeringkan dengan diangin-anginkan.

Penasihat Komunitas Pecinta Anggrek di Purbalingga, Sedyo Utomo, Senin (9/11/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

Sebagai pengganti media tempel, harus dibuatkan media baru, misalnya media papan pakis, pohon atau arang. Anggrek kemudian ditanam pada media tersebut dan dibiarkan untuk beberapa hari, sampai tanaman beradaptasi dengan media yang baru tersebut.

“Setelah dua-tiga hari, tanaman anggrek akan beradaptasi dengan media yang baru dan kita bisa memindahkan ke tempat yang nyaman. Untuk penyiraman, sementara cukup dengan spray terlebih dahulu yang disemprotkan pada bagian media tanam dan akar,” terangnya.

Sedyo Utomo menjelaskan, tanaman anggrek sebaiknya jangan terlalu sering dipindah-pindahkan. Dan untuk penyiramannya juga gunakan air secukupnya saja.

Pegiat tanaman anggrek ini mengatakan, jenis anggrek sangat banyak, mulai dari yang mudah dijumpai hingga yag langka. Jenis anggrek yang paling familiar di masyarakat adalah anggrek bulan atau phalaenopsis. Anggrek ini bunganya berwarna putih dengan corak kuning dan merah.

Selain itu juga ada anggrek kerlip atau phalanopsis violacea yang dikenal mengeluarkan bau harum saat berbunga. Anggrek kerlip ini maish satu spesies dengan anggrek bulan. Ada juga anggrek jamrud atau dendrobium yang mempunyai bulu pada bunga seperti buah rambutan. Bunga anggrek jamrud ini berwarna merah dan membentuk kelopak.

“Harga tanaman anggrek bervariasi, mulai dari Rp 45.000 hingga yang rarusan ribu bahkan jutaan juga ada. Tanaman ini memiliki komunitas pecinta anggrek yang sangat banyak, sehingga jika petani mau menekuni budidaya anggrek ini, cukup menjanjikan,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu penggemar tanaman anggrek, Anjar Asmara mengatakan, ia memiliki tiga jenis tanaman anggrek di rumahnya. Untuk pemeliharaan tanaman anggrek, menurutnya cukup mudah, karena bisa bertahan di cuaca panas.

“Tanaman anggrek saya ada yang anggrek hibrida, hasil persilangan dari dua jenis anggrek. ini agak sensitif dan harus dijaga supaya tidak ditempeli dengan tanaman lain,”katanya.

Lihat juga...