Tumis Pedas Jamur Merang Cocok Disantap di Musim Hujan

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Tumbuh subur kala penghujan, jamur merang menjadi salah satu bahan kuliner yang kerap dimanfaatkan oleh warga pedesaan di Lampung Selatan.

Fransiska, warga Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, mengatakan musim hujan di wilayah Lampung Selatan menjadi waktu penyiapan lahan sawah. Proses pembersihan jerami pada sejumlah petak sawah sekaligus waktu memanen jamur merang. Jerami atau merang yang dihamparkan pada petak sawah, menjadi media tumbuh jamur merang. Tanpa perrawatan, khusus ia mendapat bahan pangan yang murah.

Pemilihan jamur merang yang masih kuncup, belum mekar, menjadi bahan sayuran yang sehat. Ia menghindari memilih jamur merang yang telah mekar, karena spora yang berpotensi menimbulkan racun. Warna putih bersih kerap kecoklatan oleh jerami, padi yang menempel akan dibersihkan sebelum diolah. Usai dipetik, jamur harus segera diolah untuk menjaga kesegaran.

Franiska, warga Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, saat mengolah jamur merang, Sabtu (7/11/2020). -Foto: Henk Widi

“Jamur merang bisa diolah menjadi berbagai jenis olahan, umumnya ditumis dengan campuran sayur genjer, udang rebon, namun cukup hanya dengan bumbu cabai hijau bisa menjadi sajian kuliner lezat yang murah meriah,” terang Fransiska, saat ditemui Cendana News, Sabtu (7/11/2020).

Ia mengatakan, jamur merang jarang dibudidayakan, sehingga harganya lebih mahal. Dibanding jamur tiram yang dijual Rp10.000 per kilogram, jenis jamur merang kerap dijual Rp30.000 per kilogram. Mendapatkan jamur merang berkualitas saat panen padi, Fransiska memilih tidak membakar jerami limbah panen. Jerami yang akan menjadi media tanam kerap diberi tanda.

Ia kerap mendapatkan tiga kilogram sekali panen, sebagian jamur merang kerap diberikan ke tetangga. Usai proses pembersihan, jamur merang direndam air bersih. Perendaman untuk memisahkan kotoran yang masih terbawa. Sebab, jamur merang cenderung akan tetap mengambang, sehingga mudah dipisahkan dengan kotoran.

Bumbu yang disiapkan untuk olahan jamur merang tumis pedas cukup sederhana. Fransiska menyiapkan bawang merah, cabai hijau, daun salam, bawang putih, dan laos. Cabai hijau, bawang merah dan bawang putih disiapkan sebagai bumbu dengan cara diiris. Bumbu dengan cara diiris akan menambah selera saat menyantapnya.

“Cabai yang diiris tipis, bawang merah, laos dan bumbu lain akan makin harum saat ditumis,”cetusnya.

Penambahan kecap, penyedap rasa dan garam, sebut Fransiska, akan makin menambah rasa pada tumis jamur merang, pedas. Sebagai variasi, ia menambahkan taburan ebi atau udang rebon. Meski tidak terlihat seperti udang yang berukuran lebih besar, namun tekstur lembut dan gurih ebi akan menambah cita rasa tumis jamur medang pedas buatannya. Usai ditumis, jamur merang pedas siap dihidangkan.

Menurutnya, mengonsumsi jamur paling tepat dilakukan selagi hangat. Usai diolah dalam kondisi segar, tumis jamur akan lebih nikmat disantap usai diolah. Tekstur lembut pada jamur merang yang diolah menyerupai cumi-cumi.

Olahan jamur merang pedas yang telah matang cocok disajikan bersama nasi hangat dan dinikmati saat penghujan dengan cuaca dingin.

“Bumbu cabai yang telah dihilangkan, bijinya menambah cita rasa sehingga bisa disantap bersama jamur merang,”paparnya.

Ezranda, sang cucu, menyukai tumis jamur merang pedas yang disajikan dalam kondisi hangat. Kuah yang dihasilkan dari proses penumisan menghasilkan rasa pedas dan gurih. Ditaburkan di atas nasi kuah, tumis jamur merang pedas akan membuat cita rasa nasi makin lezat. Hidangan itu lebih nikmat disantap bersama ayam goreng krispi.

Tumis jamur merang pedas, menurut Ezranda memiliki tekstur lembut saat di lidah. Meski diberi irisan cabai utuh dan berbagai bumbu, ia menyebut tetap nikmat menggigitnya. Tanpa disantap dengan sambal, tumis jamur merang sudah terasa pedas. Saat penghujan, menu tersebut memberi kehangatan sekaligus membuatnya berkeringat. Tumis jamur merang pedas bahkan meningkatkan selera makan, hingga menghabiskan dua piring nasi hangat.

Lihat juga...