Usaha Produksi Bata di Jayawijaya, Langka

WAMENA – Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua, Jhon Richard Banua, meluncurkan usaha pembuatan bata pertama di wilayah kabupaten ini yang tergolong masih langka.

Jhon Richard Banua di Distrik Pisugi, Kabupaten Jayawijaya, Kamis, mengapresiasi upaya penduduk asli Papua setempat yang membuka usaha bata merah itu.

“Ini mereka kelola sendiri dan kami mendukung. Terkait permintaan alat giling dan cetak, akan kami berikan dalam waktu dekat,” katanya.

Jhon memerintahkan pemerintahan distrik maupun kampung untuk memotivasi pemuda agar terlibat kegiatan positif yang memiliki nilai ekonomi guna mencukupi kebutuhan mereka.

“Saya minta kepala distrik, kampung selain pemerintah kabupaten memberikan dukungan, kepala kampung juga harus support adik-adik untuk usaha di kampung maupun distrik,” katanya.

Melalui dana kampung yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah di kampung-kampung, Bupati mengharapkan digunakan untuk mengembangkan potensi ekonomi sesuai wilayah masing-masing.

“Dalam edaran bupati saya sudah perintahkan untuk alokasi bidang kesehatan, perekonomian warga, bidang agama, jadi pemerintah kampung tidak akan salah kalau memberikan dukungan kepada adik-adik pemuda yang mau usaha dengan menggunakan dana kampung,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima, usaha produksi bata di wilayah pegunungan tengah Papua memang masih sangat jarang ditemui. (Ant)

Lihat juga...