Wapres: Pendidikan Kunci Kemajuan Peradaban Bangsa

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres), KH. Ma’ruf Amin, mengatakan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang dan menjadi kunci kemajuan peradaban bangsa di era revolusi industri 4.0.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang, sebagai kunci peradaban bangsa,” ungkap Ma’ruf, pada diskusi pendidikan secara virtual di Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Menurutnya, perkembangan teknologi digital sangat cepat, menuntut adanya perubahan dan penyesuaian di dunia pendidikan.

Diharapkan dunia pendidikan mampu menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul yang tidak hanya cerdas di bidang pendidikan, tapi juga melek teknologi, berdaya saing tinggi, dan berakhlak mulia.

“SDM unggul itu sangat diperlukan untuk mendorong kemajuan bangsa, memberi manfaat sebesar-besarnya pada masyarakat,” ujar KH Ma’ruf Amin yang merupakan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Keberhasilan pendidikan menurutnya, dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah tersedianya sarana prasarana pendidikan yang memadai.

Hal ini diyakini dapat mempermudah proses mengajar, memacu semangat dan motivasi peserta didik untuk belajar lebih rajin dan berprestasi lebih baik.

Dalam upaya meningkatkan sarana prasarana pendidikan yang sangat dibutuhkan masyarakat, Ma’ruf mendorong dan mengajak berbagai pihak agar menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk saling berbagi dan peduli terhadap sesama.

“Sumbangsih masyarakat untuk dunia pendidikan, itu merupakan manifestasi dari prinsip gotong royong atau kerjasama dalam kebaikan yang bersumber dari ajaran agama dan nilai-nilai Pancasila,” ungkapnya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Islamic Dakwah Fund (IDF) MUI merupakan program yang sangat bagus untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional, khususnya dalam upaya peningkatan sarana dan prasarana yang ada.

Kegiatan tersebut menurutnya, merupakan contoh kepedulian umat dalam ikut serta mengambil bagian upaya memajukan pendidikan di Indonesia.

Dikatakan Ma’ruf, bahwa setiap upaya yang dapat menumbuhkan kesadaran untuk berdonasi dan saling berbagi antarsesama harus diapresiasi, didorong, dan diperbesar lagi.

“Saya berharap kepedulian masyarakat dalam pembangunan nasional dapat terus ditingkatkan, tidak hanya dalam bidang pendidikan tapi juga lebih luas lagi dalam bidang lain, seperti kesehatan dan pemberdayaan umat,” ujarnya.

Apalagi menurutnya, pandemi Covid-19 membawa dampak multi dimensi yang sangat berpengaruh pada kondisi masyarakat paling bawah.

Pemerintah telah berupaya untuk menanggulangi dampak pandemi tersebut melalui berbagai kebijakan. Namun dia berharap keterlibatan masyarakat dalam upaya penanggulangan wabah ini, masih sangat dibutuhkan.

Lihat juga...