World Kids Carnival Jember Diikuti Perwakilan 12 Negara

Ilustrasi. Jember Fashion Carnival Kids sebelum pandemi COVID-19 – Foto Ant

JEMBER – Sebanyak 12 negara yang mewakili lima benua, mengikuti World Kids Carnival yang diorganisasi oleh Jember Fashion Carnaval (JFC). Kali ini kegiatan digelar secara virtual di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (22/11/2020).

Masyarakan dapat menyaksikan World Kids Carnival yang digelar di lima benua secara virtual, dan bisa diakses publik di kanal YouTube JFC officialhttps://www.youtube.com/channel/UCdhUSOFolNxlqkmmlgc9YFQ

“Ada 12 negara dari lima benua, yang berpartisipasi dalam World Kids Carnival di antaranya Jepang, Kanada, Hungaria, Serbia, Bosnia, Afrika Selatan, Serbia, Senegal, dan Australia,” kata Presiden JFC, Budi Setiawan, Sabtu (21/11/2020.

Dia menyebut, 65 pembawaan yang terdiri atas anak-anak sebagai peserta, para pendamping, dan kru dalam World Kids Carnival mengikuti acara dengan menerapkan protokol kesehatan, karena pelaksanaan kegiatan di tengah pandemi COVID-19. “Pelaksanaan World Kids Carnival dilakukan secara terbatas, dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, serta tanpa dihadiri penonton seperti pelaksanaan JFC tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya.

World Kids Carnival kali ini menyampaikan pesan persaudaraan, dan perdamaian di tengah pandemi COVID-19. Serta menunjukkan kepada dunia bahwa anak-anak tetap berkarya dan berekspresi. “World Kids Carnival diselenggarakan untuk menyemangati masyarakat dunia, agar tetap mampu berkarya di masa pandemi dengan protokol kesehatan yang benar melalui karnaval anak-anak dengan tema persaudaraan seluruh bangsa di dunia,” ujarnya.

Setiap peserta World Kids Carnival 2020 terdiri atas talent kids. serta local host, yang berfungsi sebagai penyaji cerita tentang latar belakang anak-anak. Sedangkan kostum yang digunakan merupakan pesan perdamaian untuk dunia.

Budi mengatakan, World Kids Carnival yang digelar secara virtual tersebut untuk memberi kontribusi pada dunia, guna menciptakan perdamaian dunia. Mendorong keberlangsungan harmonisasi global, serta simbol bangsa Indonesia tetap mampu memberikan karya bagi dunia di tengah pandemi COVID-19. (Ant)

Lihat juga...