12 Warga Sikka Positif Corona, 9 Transmisi Lokal

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Sebanyak 12 warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipastikan positif Covid-19 setelah Jumat (11/12/2020) ada informasi penambahan satu lagi kasus positif berdasarkan hasil tes usap yang telah diperiksa.

Dari 12 orang yang positif tersebut, sebanyak 11 orang menjalani isolasi mandiri di RS TC Hillers Maumere dan kondisi mereka membaik. Sementara seorang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Pulau Pemana, Kecamatan Alok sebab rumahnya hanya dihuni sendiri oleh dirinya.

“Kondisi terakhir Covid-19, ada penambahan satu lagi menjadi 12 orang. Saat ini sedang berada di ruang isolasi dan karantinan mandiri di rumahnya di Pemana,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT, Petrus Herlemus dalam rekaman audio yang dibagikan ke media, Sabtu (12/12/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT, Petrus Herlemus saat membagikan konferensi pers melalui audio kepada pers, Sabtu (12/12/2020). Foto: Ebed de Rosary

Petrus mengatakan, pasien positif yang ke-12 merupakan ibu rumah tangga berinisial WM berusia 50 tahun 8 bulan asal dari Desa Pemana, Pulau Pemana, Kecamatan Alok.

Disebutkannya, WM mengeluh sakit batuk, flu dan sesak nafas berobat di Puskesmas Teluk di Pemana dan dirujuk ke RS TC Hillers Maumere karena mengalami gejala sakit Corona.

“Setelah dirujuk kami lakukan tes usap dan hasilnya sudah disampaikan tadi malam bahwa yang bersangkutan positif. Dengan begitu bertambah lagi pasien positif Covid-19 dari transmisi lokal,” ungkapnya.

Petrus memastikan yang bersangkutan WM, tertular virus Corona dari transmisi lokal sebab berdasarkan rekam jejak, yang bersangkutan tidak pernah keluar daerah.

Ia menambahkan, dengan begitu maka dari 12 kasus positif 9 orang berasal dari transmisi lokal sehingga warga Kabupaten Sikka harus waspda dan menerapkan protokol kesehatan.

“Dari 12 warga yang positif Covid-19 dapat dipastikan 9 orang merupakan transmisi lokal karena tidak memiliki riwayat bepergian ke luar daerah. Kami berharap agar segenap warga Kabupaten Sikka patuh pada penerapan protokol kesehatan,” sarannya.

Selain itu kata Petrus, Jumat (11/12/2020) pihaknya telah mengirimkan sampel swab dari 14 orang yang kontak erat dengan WM berdasarkan penelusuran dari satgas Covid-19.

Warga Kota Maumere, Endi Dinong mengharapkan agar pemerintah lebih memperketat pemeriksaan pelaku perjalanan yang datang dari luar daerah menggunakan kapal laut maupun pesawat.

Endi sesalkan masih adanya pelaku perjalanan yang datang dari daerah terpapar dan tidak menerapkan isolasi mandiri di rumahnya sehingga berpotensi menularkannya kepada anggota keluarga dan tetangga.

“Harus ada pengawasan secara ketat kepada pelaku perjalanan dari luar Kabupaten Sikka sebab kasus transmisi lokal terus bertambah. Pesta juga harus ditiadakan sementara waktu agar Sikka bebas dari virus Corona,” harapnya.

Lihat juga...