2021, Morotai Targetkan Bebas Malaria

TERNATE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara (Malut), menyatakan pada 2021 akan fokus menuntaskan kasus penyakit malaria melalui sosialisasi dan penanganannya hingga di tingkat puskesmas.

“Program utama 2021 adalah menuntaskan Morotai bebas malaria, karena tahun ini untuk Morotai Selatan hanya ada 1 kasus impor. Hal ini kami prioritaskan, karena Morotai akan jadi kabupaten pertama di Malut yang berhasil mengeliminasi kasus malaria,” kata Kepala Puskesmas Daruba Kecematan Morotai Selatan, dr. Adil Makmur melalui siara pers, Senin (28/12/2020).

Dia mengakui untuk 2021 Pemkab Pulau Morotai menyiapkan program utama menuntaskan penyakit malaria, dan akan diimplementasikan ke puskesmas setempat.

Selain itu, untuk program yang belum efektif di tahun ini adalah program lansia, karena terdampak pandemi, maka posyandu lansia yang seyogianya dijalankan tiap bulan untuk 2020 hanya terlaksana di bulan Januari dan Februari.

Dia menjelaskan, alat kesehatan (Alkes) dimaksud dalam penanganan penyakit malaria, Puskesmas Daruba sudah terpenuhi, bahkan beberapa hari yang lalu alat kesehatan akan dilakukan kalibrasi ulang oleh perusahaan kalibrasi dari Jakarta yang didatangkan oleh Dinkes Pulau Morotai.

“Untuk alat kesehatan sudah lengkap sesuai standar Permenkes 75 tahun 2014, alat untuk malaria hanya mikroskop, dan Puskesmas Daruba mempunyai dua unit,” katanya.

Dirinya berharap, di 2021 pagar puskesmas bisa segera dibuat karena Puskesmas Daruba akan menyongsong reakreditasi lebih baik di 2021. Dia menambahkan untuk saat ini Puskesmas Daruba ditargetkan bisa meraih predikat tertinggi. (Ant)

Lihat juga...