244 Narapidana di Kepri Dapat Remisi Natal

Ilustrasi -Dok: CDN

TANJUNGPINANG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memberikan remisi khusus Natal 2020 kepada 244 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi Kemenkum dan HAM Kepri, Teguh Imanto, mengatakan remisi khusus Natal diberikan kepada narapidana dan anak beragama Kristen yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, di antaranya harus berkelakuan baik/tidak terdaftar pada register F (buku catatan pelanggaran disiplin narapidana), telah menjalani pidana minimal enam bulan dan bulan bagi anak, serta aktif mengikuti program pembinaan di Lapas/Rutan.

Ada pun narapidana yang termasuk dalam kategori PP Nomor 28/2006 dan PP Nomor 99/2012 adalah korupsi, terorisme, narkotika, kejahatan terhadap keamanan negara, kejahatan HAM berat serta kejahatan transnasional terorganisasi.

“Untuk kategori PP Nomor 99/2012 ada syarat khusus tambahan, yaitu harus mempunyai JC baru mendapatkan remisi tahun pertama setelah lewat enam bulan. Sedangkan kalau tidak ada JC hanya surat pengantar permohonannya saja harus menjalani 1/3 dari masa pidananya,” kata Teguh Imanto di Tanjungpinang.

Teguh merincikan besaran remisi khusus yang diberikan tiap tahun, di antaranya tahun pertama (telah menjalani 6-12 bulan) mendapat potongan hukuman 15 hari.

Tahun pertama (telah menjalani lebih 1 tahun) mendapat potongan hukuman 1 bulan. Tahun ke dua dan ke tiga mendapat potongan hukuman 1 bulan.

Lihat juga...