59,9 Hektare Kawasan Kumuh di Mataram Ditarget Tuntas 2021

MATARAM – Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menarget akan menuntaskan 59,9 hektare kawasan kumuh yang tersebar di 20 kelurahan se-Kota Mataram, pada 2021.

“Kawasan kumuh di Mataram tersisa 59,9 hektare dari 803 hektare tahun 2013. Sisa kawasan kumuh tersebut kami targetkan tuntaskan di 2021,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram, HM Kemal Islam di Mataram, Senin (28/12/2020).

Untuk menuntaskan kawasan kumuh di 20 kelurahan tersebut, lanjut Kemal, pihaknya telah mengusulkan bantuan dana sebesar Rp20 miliar ke Kementerian PUPR. Dengan asumsi, satu kelurahan mendapat bantuan Rp1 miliar.

Penataan kawasan kumuh tersebut dengan anggaran tersebut, katanya, akan dilaksanakan berupa kegiatan fisik penyehatan lingkungan, seperti penataan drainase dan jalan lingkungan.

“Khusus untuk rumah warga yang tidak memiliki jamban keluarga, kita buatkan,” katanya.

Menurut dia, dari usulan bantuan Rp20 miliar untuk 20 kelurahan tersebut, baru terkonfirmasi akan mendapatkan bantuan dari APBN sebanyak lima kelurahan dan tujuh kelurahan dari bantuan Australia.

“Sisanya delapan kelurahan belum mendapat kepastian bantuan, tapi kami akan terus usahakan agar 8 kelurahan juga mendapatkan bantuan serupa, sehingga target menuntaskan kawasan kumuh tahun 2021, bisa tercapai,” katanya.

Lihat juga...