800 Aparat di Banyumas Dikerahkan Antisipasi Keramaian Tempat Wisata

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Sebanyak 800 personel dikerahkan untuk pengamanan serta antisipasi keramaian di tempat-tempat wisata selama libur panjang akhir tahun ini. Pengamanan  dilakukan mulai besok, tanggal 26 Desember 2020 hingga 4 Januari 2012 mendatang.

Personel disebar pada berbagai tempat wisata, pusat-pusat keramaian serta penjagaan di wilayah perbatasan masuk ke Kabupaten Banyumas. Pengamanan objek wisata ini tidak hanya di kawasan Baturaden saja, tetapi juga terhadap objek wisata lainnya yang di luar pengelolaan Pemkab Banyumas.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka, mengatakan, untuk pengamanan objek wisata, mulai dari kawasan Baturaden hingga Cilongok dan lainnya, jadi semua objek wisata dipantau.

“Setelah pengamanan perayaan Natal ini, semua personel kita geser untuk pengamanan pusat-pusat keramaian, terutama di tempat wisata serta lokasi lain yang berpotensi menjadi pusat keramaian,” jelas Kapolresta, Jumat (25/12/2020).

Pengamanan tempat wisata ini, lanjutnya, menyangkut beberapa hal, mulai dari pengamanan dari tindak kriminalitas hingga pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan. Seperti penggunaan masker bagi para pengunjung, keharusan mencuci tangan menggunakan sabun hingga menjaga jarak selama berada di lokasi wisata.

Sedangkan untuk pengamanan wilayah perbatasan, dilakukan oleh Sat Lantas Polresta Banyumas bersama instansi terkait. Sat Lantas  dibantu juga dari jajaran polsek-polsek setempat.

Pemkab Banyumas sejak awal sudah menyerukan larangan untuk perayaan tahun baru, apa pun bentuknya. Kapolresta meminta agar masyarakat mematuhi larangan tersebut, demi kebaikan bersama.

“Pengalaman pada perayaan tahun baru lalu, masyarakat Banyumas sangat tertib dan mematuhi aturan, larangan untuk menyalakan mercon dipatuhi. Sebaliknya untuk pesta kembang api, tahun lalu hanya dilakukan pada tempat-tempat tertentu seperti hotel ataupun untuk kawasan Alun-Alun Purwokerto di atas gedung mall. Tetapi untuk perayaan tahun baru kali ini, semuanya tidak diperbolehkan, termasuk di hotel-hotel,” tegasnya.

Terpisah, Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, semua wisatawan dari luar Banyumas wajib untuk melakukan rapid test antigen. Atau bisa dengan menunjukkan hasil rapid test antigen yang menyatakan aman dan sehat.

Sedangkan untuk wisatawan lokal, diberlakukan rapid test antigen secara acak. Misalnya ada rombongan pengunjung yang berasal dari lokasi sama, maka hanya akan dilakukan rapid test antigen secara sampling saja.

“Aturannya sekarang semua wisatawan dari luar daerah harus menjalani rapid test antigen terlebih dahulu. Kita di Banyumas juga menerapkan aturan serupa, demi mencegah penyebaran Covid-19 terutama pada libur panjang akhir tahun ini,” ucapnya.

Lihat juga...