Ada Pelanggaran, Tiga Daerah di Riau Terancam Menggelar PSU

Suasana hari pemungutan suara Pilkada serentak di Provinsi Riau pada 9 Desember 2020 – Foto Ant

PEKANBARU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau menyatakan, ada pelanggaran dalam pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 di tiga daerah di Riau. Sehingga kemungkinan, harus menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU), di sejumlah Tempat Pemungutan Suara.

Ketua KPU Provinsi Riau, Ilham Yasir mengatakan, kasus dugaan pelanggaran pilkada tersebut diusut oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Tiga daerah tersebut antara lain, Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hulu (Inhu) dan Kota Dumai.

Untuk Kabupaten Bengkalis, Bawaslu setempat sudah merekomendasikan PSU di tiga tempat pemungutan suara (TPS). “Yang direkomendasikan Bawaslu ada tiga, ada dua di (Kecamatan) Pinggir dan satu di Batin Solapan,” kata Ilham, di Pekanbaru, Kamis (10/12/2020).

Pelanggaran Pilkada yang terjadi di Bengkalis, berdasarkan laporan Bawaslu adalah, ada pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), menggunakan identitas orang lain untuk mencoblos di TPS tersebut. “Setelah pemungutan selesai ditemukan ada pemilih di Pinggir yang tidak terdaftar di dalam DPT menggunakan form C pemberitahuan memilih milik orang lain digunakan oleh yang bersangkutan untuk memilih di TPS tersebut,” katanya.

Lihat juga...