Anak-anak Dusun Jatisari Lamsel Rutin Bermain Bola Voli

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Matahari telah beranjak tinggi, saat anak-anak melakukan pemanasan sebelum olah raga bola voli. Fasilitas lapangan seluas 162 meter persegi beralaskan semen, menjadi sarana olah raga bagi anak-anak di Dusun Jatisari, Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, itu.

Andre, instruktur bola voli bagi anak-anak di dusun itu, menyebut kegiatan olah raga tersebut sudah rutin dilakukan. Semula, fasilitas lapangan bola voli di dusunnya hanya berupa tanah dengan pembatas bambu. Selanjutnya berkat swadaya masyarakat dan dukungan dari desa,lapangan yang representatif dibangun. Pemanfaatan tanah bengkok atau aset desa menjadi fasilitas umum untuk melakukan kegiatan olah raga. Tambahan sekat jaring dilakukan, agar bola tidak keluar lapangan.

Fasilitas lapangan bola permanen tersebut, ungkap Andre, membantu anak-anak berolahraga. Selama masa pandemi Covid-19 saat pagi hari, seusai masa ujian semester sekolah, menjadi waktu tepat untuk kegiatan fisik. Sinar matahari pagi hari sangat cocok untuk melakukan aktivitas olah raga, terutama bagi anak-anak. Olah raga bola voli sekaligus cara untuk meningkatkan stamina tubuh.

Andre, instruktur bola voli anak-anak saat bermain di lapangan di Dusun Jatisari, Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Jumat (18/12/2020). -Foto: Henk Widi

“Selama masa pembelajaran jarak jauh, anak-anak dominan melakukan kegiatan di rumah, olah raga bola voli jadi alternatif agar kegiatan fisik bisa dilakukan untuk menjaga stamina tubuh, anak aktif menguasai sejumlah teknik olah raga dengan baik dan benar,” terang Andre, saat ditemui Cendana News, Jumat (18/12/2020).

Menurut Andre, penyediaan fasilitas lapangan bola voli sangat memadai di lingkungan pedesaan. Udara yang sejuk dan segar pada pagi hari, sekaligus memberi dampak positif bagi anak-anak. Sejumlah teknik bermain bola voli telah diajarkan kepada anak-anak mulai pemanasan, service, passing, smash dan blocking. Teknik tersebut diajarkan sejak dini, agar dasar olah raga bola voli bisa dikuasai.

Andre bilang, sebelumnya anak-anak usia SD hingga SMA hanya bermain olah raga bola voli saat di sekolah. Namun selama masa pandemi, saat kegiatan belajar tatap muka ditiadakan, anak-anak lebih banyak berada di rumah. Pembagian penggunaan lapangan bola voli dilakukan pagi hari untuk anak-anak, dan sore hari untuk orang dewasa.

“Lapangan berada di area terbuka, sehingga sangat cocok untuk anak-anak melakukan aktivitas fisik,” jelas Andre.

Lihat juga...