Antisipasi Penyebaran Corona, 86 DTW di Jateng Ditutup

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Mengantisipasi lonjakan pengunjung atau wisatawan, imbas dari libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), sebanyak 86 Daya Tarik Wisata (DTW) di Jateng ditutup sementara. Penutupan tersebut, juga menjadi upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Ada sebanyak 86 dari 690 DTW di Jateng yang ditutup sementara, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Ini juga untuk mengantisipasi lonjakan jumlah wisatawan yang berkunjung, selama libur Natal kemarin dan Tahun Baru mendatang,” papar Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sinoeng Rachmadi, di sela rapat penanganan Covid-19 di kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin (28/12/2020).

Kadisporapar Jateng, Sinoeng Rachmadi, di sela rapat penanganan Covid-19 di kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin (28/12/2020). Foto: Arixc Ardana

Diterangkan 86 DTW tersebut, merupakan destinasi wisata yang dikelola oleh Pemda, tersebar di delapan kabupaten di Jateng.

“Secara terperinci, ada enam kabupaten yang menutup semua destinasi wisata yakni Rembang dengan 10 DTW, Purworejo 27, Wonogiri 17, Kudus 17, Jepara ada sembilan DTW dan Demak dua DTW. Sementara, dua kabupaten lain yakni Klaten dan Pemalang melakukan penutupan sebagian DTW,” lanjutnya.

Sementara, untuk destinasi lain yang tidak ditutup termasuk destinasi yang dikelola swasta, Sinoeng meminta semuanya disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Semuanya harus ketat dalam penerapan protokol kesehatan. Masyarakat silakan melaporkan kepada kami, jika menemukan ada destinasi wisata yang melanggar protokol kesehatan. Misalnya, tidak dilakukan pembatasan pengunjung, sarana prasarana tidak dipenuhi dan ketaatan protokol kesehatan diabaikan. Pasti akan kami tindaklanjuti, dan dilakukan tindakan tegas berupa penutupan,” tandasnya.

Di lain sisi, pihaknya bersama instansi terkait lainnya, juga menggelar pengecekan kesehatan pengunjung melalui rapid test atau antigen di titik-titik lokasi wisata. Langkah tersebut, sebagai antisipasi dalam pencegahan Covid-19.

Lihat juga...