Antrean Banpres UMKM Mengular di BRI Pondok Labu

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Kantor Cabang Pembantu (KCP) BRI Pondok Labu, kembali dipadati para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan mengurus pencairan dana hibah Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Jaka Firdansyah, salah seorang pelaku UMKM yang berada di tempat tersebut mengaku sudah mengantre sejak pukul 08.30 WIB. Ia sengaja datang lebih pagi untuk menghindari antrean panjang seperti yang terjadi beberapa waktu belakangan.

“Tadi ngerasanya udah dateng pagi banget, tapi pas sampai di sini ternyata sama aja, antreannya panjang juga,” ujar Jaka, saat ditemui di KCP BRI Pondok Labu, Jakarta Selatan, Selasa (22/12/2020).

Karsim, penjual beras yang juga penerima Banpres Produktif tahap pertama saat ditemui di tokonya di Jakarta, Selasa (22/12/2020). -Foto: Amar Faizal Haidar

Jaka menyampaikan, Banpres UMKM sebesar Rp2,4 juta itu sangat dibutuhkannya. Pasalnya, selama pandemi Covid-19, usahanya, yaitu Rental Playstation, tutup total. Kini, setelah mulai ada pelonggaran PSBB, usahanya pun mulai kembali beroperasi, meski tidak seramai sebelum pandemi.

“Jadi, bantuan ini udah saya siapin untuk tambahan modal usaha sih, benerin stik dan PS yang rusak, gitu-gitu aja, sih. Pasti kalau stiknya udah pada bagus, pelanggan juga jadi lebih nyaman,” tukasnya.

Di tempat berbeda, Karsim, yang juga Penerima Banpres Produktif tahap pertama pencairan, mengaku bersyukur lantaran dana Rp2,4 juta tersebut telah membantunya menambah jenis usaha, dari hanya menjual beras, kini menjual pula aneka jajanan lainnya.

“Alhamdulillah sih, jadi uang bantuan itu saya pakai tambahan usaha. Saya kira kemarin ngga akan dapat bantuan apa-apa selama Covid, tapi ternyata ada juga bantuan khusus UMKM, saya daftar dan akhirnya lolos,” ungkapnya, saat ditemui di toko miliknya, di Jalan Siaga Raya, Jakarta Selatan, Selasa (22/12/2020).

Karsim juga mengaku bersyukur, usahanya tidak mengalami dampak yang siginfikan selama menyebarnya Covid-19 di Tanah Air. Ia mengaku sempat membuka jasa antar beras khusus untuk pelanggannya yang selama ini selalu membeli beras darinya.

“Pernah ada satu kasus, langganan saya kena Covid, jadi dia minta saya antarkan ke rumahnya, ya kita antarkan. Dari situ saya buka layanan antar beras ke rumah, tapi khusus untuk warga Pondok Labu saja,” pungkasnya.

Realisasi program Banpres Produktif per 2 Desember 2020 telah mencapai 91,94 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp26,48 triliun. Saat ini, proses penyaluran Banpres terus berlangsung, mengingat adanya tambahan kuota penerima dari semula 9 juta menjadi 12 juta penerima.

Lihat juga...