Lebaran CDN

Ayam Rica-rica, Menu Lezat Rumahan yang Mudah Diolah

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Ayam merupakan salah satu jenis lauk pauk yang paling digemari masyarakat Indonesia. Tidak heran, memiliki variasi olahan yang sangat beragam di nusantara, salah satunya Ayam Rica-rica.

Berdasarkan literatur yang ada, Ayam Rica-rica adalah masakan khas yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara. Kata Rica sendiri berarti pedas.

Novita Sari (26), mengaku kerap membuat untuk sajian di keluarganya. Ayam Rica-rica termasuk jenis olahan makanan yang tidak sulit untuk dibuat, dan prosesnya pun hanya memakan waktu sekitar 30 menit.

“Pertama siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan, seperti Ayam secukupnya, sereh, lengkuas, jahe, daun salam, daun jeruk, tomat, kunyit, bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, ketumbar dan lada bubuk, daun kemangi dan gula pasir plus garam,” kata Novita kepada Cendana News saat ditemui di kediamannya, di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Sabtu (26/12/2020).

Kemudian, kata Novita, bahan seperti tomat, kunyit, bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, ketumbar dan lada dihaluskan, bisa dengan cara diulek ataupun diblender.

“Kalau saya lebih suka diulek, karena bumbunya akan jauh lebih terasa nantinya,” tandas Novita.

Sebelum bumbu yang telah dihaluskan itu ditumis, jangan lupa ayam nya harus digoreng setengah matang terlebih dahulu. Setelah itu baru bumbu ditumis hingga harum.

“Nanti kalau sudah tercium harum, masukan sereh, lengkuas geprek juga daun salam dan daun jeruk. Kemudian masukkan ayam dan aduk, lalu beri air secukupnya. Setelah air menyusut dan ayam empuk masukan daun kemangi. Terus aduk sebentar, dan jadi sudah, Ayam Rica-rica bisa dihidangkan,” jelas Novita.

Regi Nurdian (27), Suami Novita mengatakan, sangat menyukai Ayam Rica-rica buatan istrinya itu. Menurutnya, cita rasa rempah yang terkandung di dalam sajian tersebut sangat berasa dan memanjakan selera.

“Jujur aja, saya kalau olahan ayam paling suka Rica-rica dibanding yang lain, sebab bumbunya itu terasa, kunyitnya, jahenya, pedasnya, menggugah selera,” kata Regi.

Selain itu, kata Regi, jenis olahan Ayam Rica-rica ini tidak terlalu banyak dijual di rumah-rumah makan. Sehingga, ia mengaku selalu meminta istrinya membuat setiap akhir pekan.

“Jarang ada Ayam Rica-rica. Yang banyak kan ayam goreng, ayam kecap, ayam balado, ayam geprek, tapi ini jarang. Kalaupun ada, mungkin harganya bisa lebih mahal,” ungkapnya.

Lihat juga...