Babel: Kasus Baru Virus Corona Bertambah 49 Orang

PANGKALPINANG — Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan kasus baru warga terkonfirmasi virus corona bertambah 49 orang, sehingga jumlah kumulatif masyarakat terpapar virus berbahaya tersebut mencapai 1.434 orang.

“Saat ini 49 orang terkonfirmasi COVID-19 sudah diisolasi di wisma karantina,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Babel, Andi Budi Prayitno di Pangkalpinang, Senin.

Berdasarkan data terbaru 49 kasus baru COVID-19 tersebar di Kota Pangkalpinang 12 orang, Kabupaten Bangka 23 orang, Bangka Tengah 7 orang, Bangka Barat 1 orang, Belitung 5 orang, Belitung Timur satu orang.

“Saat ini ruangan isolasi pasien Covid-19 di wisma karantina BKPSDMD tersisa enam ruangan, sementara di asrama haji sudah penuh, karena adanya penambahan kasus baru ini,” ujarnya.

Dijelaskan, berdasarkan data pada Minggu (13/12) malam, jumlah masyarakat terkonfirmasi COVID-19 sudah mencapai 1.434 orang atau bertambah 49 orang, pasien sembuh 1.107 orang atau bertambah 32 orang, dalam perawatan 307 orang dan meninggal dunia 20 orang, atau satu orang.

“Penambahan kasus ini kian menambah panjang daftar orang yang terkonfirmasi Covid-19 dan hal ini sudah barang tentu menjadi keprihatinan kita semua sekaligus juga menjadi catatan khusus yang kian mengafirmasi bahwa penyebaran dan penularan virus Corona belum berakhir,” katanya.

Menurut dia penularan virus corona ini masih didominasi klaster perkantoran, klaster perkebunan, klaster fasilitas kesehatan, klaster keluarga dan klaster perumahan, serta klaster pesantren, klaster perkumpulan, klaster kampung, dan klaster panti asuhan dalam kasus terakhir.

“Ini harus menjadi perhatian kita untuk tetap meningkatkan kewaspadaan khususnya terkait beberapa kasus Covid-19 yang terakhir yang menunjukkan fakta yang tak bisa dimungkiri yakni selain terpaparnya pelaku perjalanan baik untuk kepentingan dinas maupun umum yaitu orang yang melakukan perjalanan ke luar daerah atau sebaliknya,” katanya.

Selain itu, penyebaran COVID-19 ini juga dari warga dari luar daerah terutama dari daerah terjangkit apalagi episentrum Covid-19 (imported case), juga telah terjadi transmisi lokal (local transmission) yang sangat massif.

“Ini tidak bisa dianggap sebagai persoalan sepele apalagi diremehkan. Oleh karena itu, diminta masyarakat untuk lebih disiplin menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan berprilaku hidup bersih serta sehat,” katanya. [Ant]

Lihat juga...